31 C
Kudus
Sabtu, November 26, 2022
BerandaKUDUSMemelihara Musang Ternyata...

Memelihara Musang Ternyata Tak Ribet, Anggota MMC Kudus Cukup Memberi Nasi Kecap

SEPUTARKUDUS.COM, SIMPANG TUJUH – Di pojok tenggara Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus terdapat beberapa
remaja menggendong, musang. Ada pula di antara mereka yang berlari-lari
mengejar hewan pengerat itu, setelah dilepaskan. Mereka adalah para pecinta musang yang tergabung dalam Muria Musang Club (MMC). Mereka mengaku lebih
memilih musang sebagai hewan peliharaan karena hewan tersebut tidak jorok.

komunitas musang
Komunitas Muria Musang Club (MMC) berkumpul di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus saat Car Free Day. Foto: Prabu Sipan
Boim (30), satu di antara angota MMC menuturkan, selain suka
terhadap hewan tersebut, memelihara musang itu mudah dan tidak ribet, karena
musang itu bukan hewan yang jorok. Mandiinya mudah cukup kain dicelupkan ke air kemudian dibasuh ke seluruh tubuhnya. Itu pun tidak harus setiap hari, sepekan sekali juga sudah cukup.
“Membersihkannya cukup dimandikan degan membasuh bulunya dengan kain basah. Cukup sepekan sekali, tidak perlu setiap hari. Yang penting kandangnya dijaga biar bersih terus,” ujarnya. 

Sedangkan
untuk makanan musang, katanya, tidak terlalu menguras kantong. Kalau
uang pas-pasan tiap hari diberi nasi kecap juga mau. Tetapi bagi yang
berduit biasanya dikasih makan nasi dengan lauk kepala ayam.

“Pemberian vaksin diusahakan rutin. Karena untuk kesehatan si musang,
maksimal tiga bulan sekali, tetapi lebih bagusnya sebulan sekali. Kalau bisa
dalam sepekan sekali si musang juga dikasih makan buah pisang atau pepaya,” kata Boim
kepada seputarkudus.com, Minggu (29/5/2016).

Boim mengatakan, Jenis musang yang dipelihara anggota
MMC di antaranya, Musang Bulan, Musang Akar, Musang Pandan, dan, Musang Lokality. 

- Ads Banner -

MMC, katanya, dibentuk pada September tahun 2012 dengan anggota tak lebih dari sepuluh orang. Saat ini anggota mereka sudah lebih dari 20 orang. Kegiatan MMC berkumpul sepekan sekali saat Car Free Day, mereka saling berbagi cerita antara anggota satu dengan yang lainnya.

“Selain ngumpul di acara Car Free Day, kami juga melakukan
kegiatan sosial. Di anataranya  pada Ramadan mengadakan buka bersama anak yatim piatu, membagikan takjil ke anak-anak
jalanan, dan lain sebagainya,” ungkap Boim warga Kelurahan
Wergu Wetan tersebut.
Redaksi
Redaksi
Beta adalah media online yang lahir di era digital. Berita yang disajikan unik, menarik dan inspiratif. Serta dikmas dalam bentuk tilisan, foto dan video.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,334PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler