31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Presiden FKIP: Tata Kelola Organisasi Mahasiswa di UMK Tak Jelas

SEPUTARKUDUS.COM – Tahun ini ada yang beda dari pelantikan BEM FKIP, tiga himpunan mahasiswa (Hima) dan Teater  Tiga Koma. Sebelumnya mereka dilantik oleh Wakil Dekan III, kali ini Dekanat Bidang Kemahasiswaan itu hanya melantik kepengurusan BEM. Sedangkan tiga organisasi Hima dan Teater tiga koma dilantik oleh presiden mahasiswa fakultas.

Ardian Bagus Wicaksana, Presiden Mahasiswa FKIP yang baru terpilih dalam pemilu raya beberapa waktu lalu, menuturkan, ini sesuai misi saya membenahi tatanan birokrasi kampus. Menurutnya, Hima dan teater di bawah BEM, sehingga presiden mahasiswalah yang harus melantik para pengurus organiasi kemahasiswaan di tingkat fakultas tersebut.

“Kami mengajak semuanya untuk sadar tentang tatanan organisasi di kampus. Kami ingin ada perubahaan menuju good governance,”, tutur Ardian usai melntik pengurus Hima dan Tiga Koma, Selasa (18/8/2015) di Auditorium UMK.

-Advertisement-

Dia menambahkan, mahasiswa harus mandiri dan sadar dengan pengetahuan politik mahasiswa. Itu bisa dimulai dari tatanan organisasi sampai tugas dan fungsinya. “Di UMK ini, tata kelola organisasi kemahasiswaa kurang jelas. Banyak yang tumpang tindih,” katanya.

Mahasiswa kelahiran Kendal itu mengatakan, presiden mahasiswa melantik pengurus organisasi kemahasiswaan itu banyak yang menilai sebagai sesuatu yang aneh. Namun menurutnya, segala sesuatu harus ideal. Hal serupa juga terkait pengajuan proposal kegiatan atau lainnya. Organisasi di bawah Bem Fakultas harus ada tanda tangan presiden.

“kalau yang masih bingung atau aneh. Monggo bukunya dibuka lagi. Dan seringlah jejaring dengan Bem luar kampus. Biar pengalaman”. Tuturnya.

Acara pelantikan mengesahkan kepengurusan BEM Fakultas FKIP yang berjumlah 25 orang, Hima PGSD 35 orang, Hima PBI/Esa 35 orang, Hima BK 26 orang dan Teater Tiga Koma 18 orang. Mereka akan menjalankan roda organisasi selama satu tahun mendatang. (Imam P Arwindra)

4 KOMENTAR

  1. Presiden Mahasiswanya arogan, ormawa itu punya ad/art masing-masing, harusnya dia itu yg mesti belajar tata kelola organisasi mahasiswa serta student governance yg benar.
    Teater itu mrupkan ormawa yg bersifat independen dan buka termasuk wilayah student governance. Student governance itu ya bem fakultas, bem univ, partai mahasiswa, senat/dewan perwakilan mahasiswa, menwa, lpm kampus. Ormawa lainnya itu organisasi mahasiswa yg bersifat independen yg tidak perlu dilantik presiden bem, yg berhak melantik ketua ormawa ya presidium mubes dr ormawa.

    • aku orak paham blas,.,, seng penteng mahasiswa gampang luru gawean.. mboh ameh diarahke nengdi" lah karo kmpus.. usulku mung nak lulus iso langsung kerjo bozz..

  2. teman saya yang satu ini mungkin belum begitu jelas mengenai hal ini.. kalau dikatakan bahwa independen kenapa setiap pengajaun proposal harus ada tanda tangan presiden bem.. setahu saya tapi maaf sebelumnya kalau saya salah.. Kalau seperti UKM nah itu baru independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER