31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Sebagian Wilayah Kudus Kekeringan, Bupati Minta Warganya Perbanyak Salat

BETANEWS.ID, KUDUS – Sudah lebih dari sepekan, sebagian wilayah Kabupaten Kudus dilanda kekeringan. Ada enam desa yang sudah terdampak kekeringan dan warganya kesulitan air bersih. Atas hal itu, Bupati Kudus, Hartopo meminta agar warga banyak-banyak salat. Dan berharap mudah-mudahan segera turun hujan.

“Statusnya belum sampai siaga kekeringan. Semoga jangan sampai. Banyak-banyak salat lah. Mudah-mudahan sebentar lagi hujan,” ujar Hartopo kepada Betanews.id usai Rembug Tani dengan Gapoktan di samping Gedung Serba Guna Desa Kandangmas, Kamis (7/9/2023).

Baca Juga: Dicurhati Petani Harga Kencur Hancur, Hartopo: ‘Saya Minta OPD Melarisinya dengan Harga Normal’

-Advertisement-

Untuk warga Kudus yang saat ini dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih, Hartopo menegaskan, akan dicukupi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus sudah diintruksikannya agar mendistribusikan air bersih ke desa-desa yang dilanda kekeringan.

“BPBD Kudus sudah saya intruksikan untuk mendata semua desa yang warganya kesulitan air bersih dan langsung didistribusikan. Saya juga minta agar merangkul semua stakeholder yang ada, termasuk pihak perusahaan swasta. Dari Djarum, Nojorono, Pura, Sukun, semuanya oke, tidak ada masalah. Cadangan air bersih untuk warga sudah dipersiapkan,” bebernya.

Selain itu, lanjut Hartopo, kemarau panjang ini tentunya harus ada mitigasi terkait kebencanaan, terutama kebakaran. Pasalnya, kekeringan yang terjadi sudah banyak mengakibatkan kebakaran di Kudus.

“Terutama saya mengimbau yang di Kecamatan Dawe ini banyak giling tebu dan di situ banyak tebu dan ampas tebukering yang tentunya sangat sensitif sekali terhadap api. Ketika ada percikan api sedikit saja bisa langsung terjadi kebakaran, di musim kemarau ini,” imbuhnya.

Sementara itu diberitakan sebelumnya, krisis air bersih di Kabupaten Kudus terus meluas. Saat ini sudah ada enam desa di tiga kecamatan yang terdampak kekeringan. Desa terbaru yang kesulitan air adalah Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan.

Baca Juga: Seribu Lebih Warga Peceklik Air Bersih, Polres Kudus Kerahkan Watercanon

Sebelumnya, lima desa terdampak kekeringan adalah Desa Setrokalangan, Kedungdowo, dan Gamong, Kecamatan Kaliwungu; Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo; dan Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan.

Total warga Kudus yang terdampak kekeringan saat ini berjumlah 663 kepala keluarga (KK) dengan 2.157 jiwa. Total air bersih yang sudah didistribusikan sejumlah 145 ribu liter. Terdiri dari BPBD Kudus sebanyak 93 ribu liter, PMI Kudus 45 ribu liter dan UMK sebanyak 7 ribu liter.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER