31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Antisipasi Dampak El Nino, Petani di Margorejo Pati Mulai Beralih ke Tanaman Palawija

BETANEWS.ID, PATI – Fenomena iklim yang membuat penurunan curah hujan, El Nino, diperkirakan akan terjadi hingga akhir tahun dengan puncaknya pada Agustus ini hingga September. Salah satu sektor yang terdampak dari fenomena ini adalah pertanian, terutama tanaman pangan semusim yang sangat mengandalkan air. Rendahnya curah hujan akan mengakibatkan lahan pertanian kekeringan dan dikhawatirkan menyebabkan gagal panen.

Satu di antara daerah di Jawa Tengah yang terdampak fenomena El Nino itu adalah Kabupaten Pati. Dengan kondisi panas yang tinggi, sebagian lahan pertanian sudah mulai mengering. Untuk menyikapi kondisi tersebut, petani di Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, Pati, saat ini mulai beralih untuk menanam palawija.

Baca juga: Duh, 147 Desa di Pati Berpotensi Alami Kekeringan Tahun Ini

-Advertisement-

Salah satu petani yang mulai menanam palawija itu adalah Kamelan. Menurutnya, setiap menjelang menjelang musim kemarau, petani di desanya yang semula bertanam padi, mulai beralih ke tanaman palawija.

“Untuk musim kemarau ini, kita memang memang beralih ke tanaman palawija. Sebab, tanaman ini minim untuk kebutuhan air,” ujar Kamelan, Rabu (9/8/2023).

Selain minim kebutuhan air, menurutnya tanaman palawija juga bagus untuk memperbaiki struktur tanah. Di antara tanaman palawija yang ditanam adalah kedelai dan kacang hijau.

Di samping itu, untuk menyiapkan adanya kekeringan pada musim kemarau, pihaknya juga menyiapkan pompa air. Alat ini, nantinya digunakan untuk mengambil air dari sungai untuk mengairi tanaman.

“Kalau memang kekeringan, nanti ya kita naikkan air dari bawah (sungai) menggunakan pompa air. Agar tanaman bisa mendapatkan air untuk pertumbuhannya,” ungkapnya.

Baca juga: Kemarau Tiba, Petani Demak Tanam Palawija

Sebelumnya, Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati M Budi Prasetyo mengimbau, petani untuk menanam palawija untuk menghadapi musim kemarau panjang.

“Untuk ketahanan pangan, kami mengimbau para petani agar menanam tanaman yang minim air, yaitu palawija,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER