BETANEWS.ID, PATI – Kejadian longsor di area penambangan batu kapur kawasan Pegunungan Kendeng Utara kembali terjadi. Terbaru, longsor terjadi di area tambang Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Pati. Akibat peristiwa itu, seorang sopir truk meninggal dunia.
Terkait dengan kejadian itu, Kepala Cabang ESDM Wilayah Kendeng Muria Irwan Edhie Kuncoro mengatakan, bahwa peristiwa longsor itu tidak berada di front tambang.
Baca Juga: Tambang Batu Kapur di Pegunungan Kendeng Pati Longsor Timpa Truk, Sopir Tewas
“Artinya, tidak di lokasi penggalian. Tapi dia (longsor) ini di tebing jalan, bukan di front tambang, ” ujar Irwan, Selasa (3/7/2023).
Sedangkan untuk penyebab longsor, menurutnya bisa berbagai macam. Bahkan ia menyebut, ahli geologi pun akan mengartikan penyebab longsor tersebut bermacam-macam.
“Jadi, beberapa hari lalu kan ada gempa (gempa Bantul), itu bisa juga menimbulkan retak dan runtuh. Jadi bukan di front tambang,” ungkapnya.
Sedangkan untuk standar operasional prosedur (SOP), menurutnya sudah dilaksakan oleh pengelola tambang yakni CV Lestari.
Ia pun menyebut, terkait dengan peristiwa longsor tersebut, Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM akan turun ke lapangan untuk melakukan investigasi lokasi penambangan batu kapur di kawasan Pegunungan Kendeng Utara itu.
“Tim akan meninjau berbagai hal terkait penambangan itu. Ya terkait dengan teknik atau kaidah yang benar dalam melakukan penambangan,” ungkapnya.
Baca Juga: Marak Judi Online, Anggota DPRD Pati Minta Polisi Ambil Langkah Tegas
Selain itu juga aspek lainnya dalam hal penambangan. Yakni terkait dengan bagaimana cara kerja dalam aktivitas penambangan, alat angkut yang digunakan, kemudian alat berat dan lain sebagainya.
Ia pun menyerahkan sepenuhnya proses investigasi lokasi penambangan milik CV Lestari itu kepada tim dari Kementerian ESDM.
Editor: Haikal Rosyada

