31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Berangkat Haji dengan Kursi Roda, Markini Bawa Bekal Lauk Srondeng Kesukaanya

BETANEWS.ID, KUDUS – Wajah Markini Sari Senin terlihat semringah. Di usianya yang sangat sepuh dan duduk di atas kursi roda, perempuan berusia 80 tahun itu terlihat antusias dan semangat untuk menunaikan ibadah haji. Bahkan, ia sudah menyiapkan bekal lauk kesukaanya ketika berada di Tanah Suci Mekkah.

“Ya, saya bawa bekal lauk. Saya bawa srondeng. Selain kesukaan, srondeng juga awet,” ujarnya kepada Betanews.id di Pendopo Kudus, Senin (19/6/2023).

Baca Juga: Kisah Sepeda Tua yang Wujudkan Impian Purwati dan Wagiran Naik Haji

-Advertisement-

Warga Desa Cendono RT 3 RW 3 tersebut mengaku, berangkat haji sendirian tanpa ditemani anak atau pun suaminya. Meski begitu, Markini tetap semangat berangkat haji.

“Saya tetap bersemangat berangkat haji. Sebab, saya ini sudah menanti selama 13 tahun,” bebernya.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus Asrul Fatkhi mengatakan, jumlah calon jemaah haji Kudus yang berangkat di tahun 2023 ada 1.317 orang.

“Dari jumlah tersebut, calon jemaah haji yang lansia ada 658 orang. Sementara calon jemaah haji yang menggunakan kursi roda ada 36 orang,” rinci Fatkhi kepada Betanews.id melalui aplikasi pengirim pesan, Senin (19/6/2023).

Sementara itu Bupati Kudus, Hartopo mengatakan, pemberangkatan calon jemaah haji tahun ini sangat luar biasa. Sebab, Kudus baru pertama kali ini jumlah jemaah haji bisa sampai tujuh kloter.

“Hal itu mungkin jumlah antrian terlalu banyak, sehingga tahun ini sampai tujuh kloter. Semoga pemberangkatan calon jemaah haji Kudus semua berjalan lancar dan baik. Dan, semuanya nanti bisa menjalankan kegiatan aktifitas rukun haji,” ujar Hartopo usai melepas calon jemaah haji Kudus di Pendopo.

Baca Juga: Kisah Buruh Tani dan Penjual Kerupuk Keliling di Kudus yang Naik Haji dari Nabung Uang Receh

Orang nomor satu di Kudus pun berpesan kepada calon jemaah haji, terutama yang lanjut usia agar selalu menjaga kesehatan. Sebab, ibadah haji adalah ibadah fisik. Apalagi calon jemaah haji di Kudus ada beberapa yang menggunakan kursi roda.

“Para pendamping harus bekerja ekstra maksimal terutama kepada calon jemaah haji yang menggunakan kursi roda. Terutama mereka yang berangkat haji sendiri dan tidak ada pendamping keluarganya,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER