BETANEWS.ID, SEMARANG – Perayaan Hari Tari se-Dunia (HTD) 2023 yang jatuh pada 29 April mendatang tinggal menunggu eksekusi pelaksanaannya. Gawe Dewan Kesenian Semarang (Dekase) tersebut sudah terancang dengan sistematis dan melalui perencanaan yang matang. Ini terlihat dari hasil temu teknik panitia HTD 2023 yang dihadiri oleh perwakilan penampil, Minggu (9/4/2023) di Joglo Dekase.
Sedianya pada perayaan HTD 2023 akan digelar pertunjukan tari yang meliputi tari tradisi dan kontemporer. Perayaan HTD 2023 ini adalah kerja sama Dekase dan Taman Indonesia Kaya (TIK), sebagai lokasi pertunjukan. Ruang publik di Jalan Menteri Supeno yang dahulu disebut Taman KB itu memiliki fasilitas berupa panggung pertunjukan seni. TiK yang diresmikan 2018 itu tergarap atas kerja sama Pemerintah Kota Semarang dan Bakti Budaya Djarum Fondation.
Komite Tari Dekase, Anik Purwati mengatakan, pada gelaran pertunjukan tari HTD 2023 akan diikuti oleh 31 sanggar tari dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Demak. Selain itu ada pula satu sanggar tari dari Bone, Sulawesi Selatan.
Baca juga: Sambut Hari Tari, Dekase Akan Gelar Pertunjukan Tari Lintas Genre
31 sanggar tersebut akan menampilkan 42 karya tari. Dalam temu teknik itu, terdata 388 penari ikut terlibat sebagai penampil.
“Akan ada 388 penari yang tampil. Tapi masih bisa berubah. Mungkin sampai 400 penari. Ya ini bisa dimaklumi karena masih ada dinamika dalam persiapan peserta, seperti juga mengganti judul dan lain-lain. Tapi yang jelas, persiapan sudah clear, tinggal eksekusi,” jelas Anik.
Pada pelaksanaan pertunjukan rencananya akan menggunakan dua panggung, atas dan bawah. Panggung atas adalah panggung utama TIK, sedangkan panggung bawah disediakan untuk penampil yang harus mengenakan alas kaki. Ini karena dalam peraturan pengelola TIK, panggung utama hanya boleh digunakan tanpa alas kaki.
Baca juga: Sejarah Tari Bedhaya Anglir Mendung yang Tampil Saat Peringatan Kenaikan Tahta Mangkunegara
Sesuai jadwal yang sudah dibuat, pertunjukan akan dilaksanakan pukul 08.00-21.00 WIB. Pertunjukan diawali tarian flashmob dengan pencipta gerak Agusta Rowdra. Sementara flashmob tersebut diiringi jingle Dekase yang digarap Usman Wafa, dosen seni musik Unnes.
Sementara pertunjukan HTD 2023 akan diawali pula perform Sri Paminto, penari senior di Kota Semarang.
Editor: Ahmad Muhlisin

