BETANEWS.ID, PATI – SMKN 1 Cluwak Pati membuka program belajar dan Bekerja ke Jerman. Untuk mempersiapkan hal itu, peserta yang mengikuti program akan dibekali dengan pembelajaran bahasa, agar nantinya bisa berkomunikasi dengan lancar ketika sudah berada di Jerman.
Direktur Prime Education Indonesia, Aloysius Artha mengatakan, untuk pembelajaran bahasa Jerman, menurutnya dibutuhkan waktu 1.000 hingga 1.200 jam.
“Kami dari Prime Education, di sini memiliki tanggung jawab memberikan pembekalan bahasa kepada siswa. Dengan waktu pembelajaran 1.000 hingga 1.200 jam itu, saya kira anak-anak sudah menguasai,” ungkapnya.
Baca juga: Program Ausbildung Dinilai Bisa Jadi Media Pengentasan Kemiskinan
Sedangkan untuk waktu pembelajaran, akan dilakukan secara tatap muka di SMKN 1 Cluwak, yang diatur sesuai jadwal kelas masing-masing.
Kepada siswa yang mengikuti program Ausbildung tersebut, ia meminta agar dimanfaatkan secara maksimal. Karena menurutnya, banyak yang bisa digali di luar sana, sehingga, pengalaman itu diminta tidak dilewatkan begitu saja.
Aloysius, menyebut, di Jerman saat ini sedang mengalami krisis tenaga kerja. Sehingga, hal itu harus bisa ditangkap sebagai peluang yang menguntungkan bagi siswa.
Baca juga: Kerja Sama dengan Global Katalyst, SMKN 1 Cluwak Buka Program Belajar dan Kerja di Jerman
“Mereka butuh tenaga kerja muda terampil di berbagai sektor industri. Ini program resmi dari pemerintah untuk adek-adek. Ambil peluang ini dengan baik,” ucapnya.
Menurutnya, program kerja dan belajar di Jerman ini merupakan kali pertama di Pati. Yakni, selain SMKN 1 Cluwak juga ada SMKN Jateng.
Editor: Ahmad Muhlisin

