31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Korsel Buka 12 Ribu Lowongan Kerja untuk Warga Indonesia, Pendaftar Membeludak

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebanyak 2.500 orang ikuti Verifikasi Dokumen Pendaftaran Ujian EPS-Topik Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia, Program G To G Korea Selatan, di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jumat (27/1/2023).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah, Sakina Rosellasari menuturkan, jumlah pendaftar untuk program tersebut sangat membeludak hingga mencapai 35.589 orang. Dari jumlah tersebut yang merupakan warga Jateng ada pendaftar 35.589 orang. Untuk hari ini, peserta yang mengikuti veriifkasi ada 2.500 peserta.

Pada program ini, sektor kerja yang dibuka adalah sektor Manufacturing dan Perikanan. Untuk kuota tahun 2023 berjumlah 12.000 pekerja rinciannya 10 ribu manufakturing dan 2 ribu sektor perikanan.

-Advertisement-

Baca juga: Ganjar Dorong Kades dan Camat Aktif Lobi Perusahaan untuk Bantu Tangani Kemiskinan Ekstrem

Sakina menuturkan, kebanyakan peserta dari lulusan SMK dan mereka sudah menyiapkan kemampuan bahasa Korea Selatan.

“Proses seleksinya daftar online, lalu verifikasi dokumen. Kemudian nanti ada ujian bahasa, selanjutnya melamar ke perusahaan. Dilanjutkan tes kesehatan dan proses oleh perusahaan Korsel dan penyiapan dokumen profil diri proses tersebut dilakukan oleh BP2MI,” tandasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi BP2MI yang telah memulai program ini di Jawa Tengah dan menggandeng perguruan tinggi. Sehingga, pelatihan diberikan sesuai dengan kebutuhan.

“Ya setidaknya seperti bahasa ya, mereka (calon PMI) juga mesti menyiapkan dan teknologi terakhir di tempat kerjanya mesti dijajaki dari awal sehingga mereka betul-betul menyiapkan diri dengan baik,” tuturnya di hadapan Kepala BP2MI Benny Rhamdani.

Kerja sama antarnegara ini, kata Ganjar, selain memberikan kesempatan bagi pencari kerja juga bisa jadi modal untuk mereka nantinya kembali dan taraf hidupnya lebih baik.

Baca juga: Geram Bangunan Stadion Jatidiri Banyak yang Rusak dan Tak Presisi, Ganjar: ‘Kualitasnya Menyedihkan’

“Ini bagus ini menggembirakan dan beberapa orang yang sudah bekerja pengalamannya lebih baik hidupnya,” tegasnya.

Ganjar berharap, nantinya calon PMI yang bekerja di Korea Selatan bisa mendapatkan banyak pengalaman. Selain itu, ilmu yang didapatkan selama bekerja juga bisa dibagi dan diterapkan saat pulang ke Indonesia.

“Kelak kemudian hari mereka akan pulang sehingga dia bisa join dengan pekerjaan yang lebih besar di tempat kita atau mereka menjadi enterpreneur,” tuntasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER