BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria tampak sedang mengambil beberapa gorengan yang kemudian ditaruh ke dalam wadah plastik. Gorengan yang dipilih tersebut merupakan pesanan dari pembeli yang berada di sebelahnya. Pria itu adalah Ega Akbar (22), penjual gorengan beraneka ragam.
Seusai melayani pembeli, Ega begitu ia akrab disapa bersedia berbagi informasi tentang penjualannya. Ia mengatakan, lapak gorengan yang dimulai sejak 2010 oleh orang tuanya itu ramai pembeli dari kalangan menengah ke bawah. Menurutnya, dalam penjualannya sehari bisa menjual 300 hingga 400 gorengan daei keseluruhan yang tersedia di sana.
“Untuk penjualannya lumayan, bisa 300 sampai 400 biji sehari. Kadang jualan bisa habis jam 3 (15.00), kadang ya sampai magrib. Karena target jualan sehari 9 kilogram adonan tepung,” beber Ega kepada Betanews.id, Sabtu (24/12/2022).
Baca juga: Hot Pangsit Bledek, Jajanan Unik yang Sampai Bikin Banyak Orang Penasaran
Di tempatnya, Ega menyediakan beberapa jenis gorengan seperti bakwan sayur, bakwan jagung, mendoan, tahu, pisang goreng, ketela goreng (blanggem), molen, pukis, dan terang bulan.
“Untuk harganya tahu dan pisang goreng Rp2 ribu, terang bulan Rp3 ribu dan sisanya Rp 1.200 semua,” rincinya di lapak yang buka mulai pukul 8.00 WIB hingga 18.00 WIB tersebut.
Saat ini, lanjutnya, harga bahan pokok dalam penjualan gorengan sudah naik semua. Hal tersebut yang membuat harga per biji gorengan saat ini juga ikut naik. Meski begitu, penjualan di lapaknya itu masih stabil dan hampir tidak ada imbasnya.
“Semoga ke depannya penjualan semakin lancar, laris, dan harga bahan pokok bisa stabil,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

