31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Ganjar Minta Segera Habiskan Anggaran Rp2,062 Triliun Sebelum Tutup Tahun

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan jumlah saldo kas Provinsi Jawa Tengah di bank saat ini mencapai Rp2,062 triliun. Ganjar telah memerintahkan agar anggaran tersebut diakselerasi penyerapannya.

“Kita sudah mulai on going untuk diserap semua karena ternyata dari posisi-posisi seperti itu rasa-rasanya setiap OPD punya waktu, cara, dan kemudian mekanisme sendiri,” ujarnya usai Penyerahan DIPA Petikan dan Petikan Buku Daftar Alokasi TKD Provinsi Jawa Tengah, di Gradhika Bhakti Praja, Selasa (6/12/2022).

Mantan anggota DPR RI ini mengatakan, dari total Rp2,062 triliun itu berasal dari berbagai sumber, seperti tabungan Pilkada, proyek yang belum dibayarkan termasuk sisa uang di RSUD (BLUD) dari penerimaan klaim Covid-19 bulan Desember 2021 dari pemerintah pusat.

-Advertisement-

Baca juga: Patuh Arahan Jokowi, Ganjar Pastikan Pelayanan Investasi di Jateng Mudah, Murah, dan Cepat

Adapun dana endapan yang belum diserap oleh kabupaten/kota se-Jateng jumlahnya mencapai Rp11,7 triliun. Dengan demikian, total saldo di bank ada Rp13,8 triliun per 30 November.

“Tentu hari ini pasti sudah berkurang cukup banyak. Bahkan kami sendiri di Pemprov mencoba untuk menginventarisasi satu persatu di antaranya mereka itu yang belum yang mana,” katanya.

Ganjar menjelaskan, anggaran yang belum terserap antara lain untuk pembayaran sejumlah DAK Fisik di kabupaten dan OPD.

“Jadi sebenarnya tinggal bayar-bayar itu saja. Ini contoh-contoh mempercepat yang nanti biasanya ya itu ngebut di belakang,” katanya.

Baca juga: Program Rumah DP 0 Ganjar Sukses Bantu Ratusan Warga Jateng Punya Hunian

Ganjar memastikan anggaran yang masih mengendap di bank itu bukan disengaja untuk mendapatkan bunga. Maka Ia meminta kepada seluruh jajarannya agar segera membelanjakan anggaran tersebut.

“Kalau ada yang ngendonin duit sengaja mens reanya pengin korupsi ya tangkap saja. Ini nanti BPK bisa mengaudit, sehingga tidak hanya sekadar keuangannya saja tapi termasuk manajerial dan BPK sudah melakukan iyu,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER