Desa Ngawen, Sentra Gagang Cangkul yang Masyhur di Magelang

BETANEWS.ID, MAGELANG – Tangan-tangan terampil terlihat sedang membuat doran di salah satu tempat produksi di Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Gagang cangkul yang sudah jadi itu terlihat punya bentuk ujung yang beragam.

Menurut salah satu pengrajin doran, Saryono, desanya itu memang sudah terkenal memproduksi pegangan alat mencangkul itu sudah sejak puluhan tahun lalu. Bahkan, karena sudah begitu mahir, dia dan pngrajin lain sampai tak menemui kesulitan dalam mengerjakan doran.

“Karena setiap hari membuat doran, tidak ada kesulitan dalam membuat gagan pacul, sudah terbiasa,” ujar Saryono.

-Advertisement-

Baca juga: Berburu Cobek dan Muntu dari Batu Merapi Khas Muntilan yang Punya Kualitas Istimewa

Saryono menjelaskan, awal mula terjun membuat doran itu karena mengikuti jejak orang tuanya. Di keluarganya, kini yang meneruskan usaha itu ada dua orang, yakni dia dan kakaknya.

Menurut dia, gagang doran yang dibuat di Desa Ngawen terbuat dari kayu aren. Sementara alat yang digunakan antara lain kapak kecil, pasah, dan juga alat tukag kayu pada umumnya.

“Gagang pacul ada beberapa macam. Tidak sama semua,” ujar Saryono menjelaskan jenis-jenis gagang doran.

Baca juga: Kerajinan Pahat Batu Muntilan Pikat Pasar Eropa, Rodin: ‘Dulu Setiap Tahun Minimal Kirim Satu Kontainer’

Untuk per harinya, Saryono bisa memproduksi dorang kisaran 10 sampai 15, tergantung dari pesanan yang datang.

“Untuk pesanan bisanya hanya dari sekitaran Magelang saja. Untuk harga rata-rata Rp25 ribu,” tandas Saryono.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER