BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita di salah satu lapak di Pasar Kliwon Kudus tampak menimbang beberapa bahan pokok pilihan pembeli. Setelah ditimbang kemudian barang tersebut dibungkus plastik lalu diberikan ke pembeli. Wanita tersebut adalah Tutik (37), pedagang di Pasar Kliwon Kudus yang mengungkapkan, kalau harga bahan pokok kini masih tinggi dan sudah terjadi sejak dua bulan lalu.
Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok sebelumnya tak sampai bertahan lama sampai dua bulan seperti ini. Sebelumnya, paling lama hanya bertahan hingga sebulan saja. Namun, kali ini kenaikan harga bahan pokok sampai bertahan dua bulan.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Kudus Masih Tinggi Jelang Iduladha
Hal tersebut membuat para pedagang dan pembeli mengeluh dengan kenaikan harga yang sampai kurun waktu dua bulan. Ia mengatakan, penyebab kenaikan harga itu dikarenakan banyaknya petani yang gagal panen dan menjelang Hari Raya Iduladha.
“Jadi untuk harga bahan pokok hingga kini masih tinggi dan bertahan dua bulan terakhir ini. Ini yang membuat kita para pedagang tidak berani mengambil barang atau menyetok barang banyak. Karena takut sewaktu-waktu harga anjlok,” beber Tutik kepada betanews.id, Selasa (5/7/2022).
Dengan kondisi seperti ini, menurutnya berpengaruh dengan penjualan. Banyak pembeli yang mengurangi jumlah belanjaan bahan pokok untuk kebutuhan sehari-harinya.
“Sebenarnya pembeli masih saja membeli bahan pokok, karena ini juga merupakan kebutuhan pokok. Tapi saat ini lebih mengurangi jatah pembeliannya, dari yang biasanya membeli sekilo, kini hanya membeli separuhnya saja,” jelas warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak tersebut.
Baca juga: Harga Cabai Setan di Pasar Tembus Rp 95 Ribu per Kg
Ia menuturkan, semua harga bahan pokok saat ini mengalami kenaikan. Mulai dari cabai, bawang merah, telur, minyak goreng, dan lain sebagainya.
“Cabai rawit biasa harga sekarang Rp 50 ribu, rawit ceplus Rp 70 ribu, cabai setan Rp 100 ribu, cabai merah Rp 90 ribu, bawang merah Rp 90 ribu. Selain itu, harga sayuran juga ikut naik seperti kol kini sampai Rp 12 ribu, tomat Rp 16 ribu sampai Rp 20 ribu, wortel Rp 14 ribu sampai Rp 18 ribu per kilogramnya,” rincinya.
Editor : Kholistiono

