SEPUTARKUDUS.COM, PEGANJARAN – Di tepi selatan Jalan Lingkar Utara tepatnya di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kudus terlihat beberapa motor terparkir di halaman kios. Di kios tersebut tampak dua orang sibuk menempel stiker pada dek sepeda motor. Di sudut lain terlihat seorang pria memakai kaus oblong warna merah mengamati kegiatan di kios tersebut. Pria itu bernama Didik Irawan (27), pemilik Raja stiker Kudus.

Di sela aktivitasnya, pria yang akrab disapa Didik itu sudi berbagi kisah kepada Seputarkudus.com tentang usaha stikernya. Dia mengungkapkan, usaha menjual dan memasang stiker pada dek motor dan mobil itu dulunya milik kakaknya. Namun karena kakaknya menganggap usaha tersebut kurang menjanjikan, pada tahun 2007 usaha tersebut diwariskan padanya.
“Sejak masih SMA kelas tiga setiap pulang sekolah aku selalu membantu kakakku memasang stiker sepeda motor dan mobil. Karena dianggap kurang begitu menguntungkan, kakakku pun memilih usaha lain,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Saat itu, dirinya melanjutkan usaha yang diwariskan kakaknya. Dia beralasan, saat itu dirinya bingung setelah lulus SMA tidak memiliki pekerjaan, dan dia mengaku sudah cocok dengan usaha pemasangan stiker. Menurutnya usaha pemasangan stiker santai, namun tetap mendapatkan hasil.
“Mungkin karena sudah cocok dan menyukai pekerjaan ini, aku selalu asyik aja. Kerjanya itu seperti orang bermain, namun mendapatkan keuntungan. Kuncinya harus telaten,” ungkap Didik sambil tersenyum.
Warga Peganjaran, Bae, Kudus itu mengatakan sejak usaha menjual dan pemasangan stiker yang bernama Raja Stiker tersebut dikelolanya, berangsur-angsur pelanggan semakin banyak. Menurutnya, saat ramai ada sekitar 15 sampai 20 unit pemilik motor datang ke Raja Stiker. Saat sepi sekitar tujuh sepeda motor.
Dia mengunkapkan, menerima berbagai macam order pemasangan stiker untuk sepeda motor dan mobil. Untuk ngeblok seluruh dek sepeda motor dia hargai mulai Rp 130 ribu hingga Rp 650 ribu. Untuk pemasangan sebagian dek motor, harganya antara Rp 20 ribu hingga Rp 60 ribu. Sedangkan untuk ngeblok bodi mobil sedan harga mulai Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta . “Harga ditentukan jenis stiker ” ujarnya.
Pria yang baru dikaruniai satu anak itu mengungkapkan, selain menerima pemasangan dirinya juga menjual aneka jenis stiker. Di antaranya , cutting stiker, graftek, skotlet dan lain sebagainya. Menurutnya aneka macam stiker tersebut dijual dengan harga Rp 200 per sentimeter.
“Aneka stiker di toko kami memang harganya lebih miring, dan hasil pemasangan rapi. Karena berprinsip mendapatkan untuk sedikit tak apa, yang penting lancar dan banyak pelanggan,” ungkap Didik.

