BETANEWS.ID, KUDUS – Sepekan menjelang Lebaran Idul Fitri, pemudik dari luar daerah Kabupaten Kudus mulai terlihat. Ratusan bus tampak masuk ke Terminal Tipe A Jati Kudus setiap harinya.
Kepala Terminal Jati Kudus Indarto mengungkapkan, setidaknya ada sekitar 140 bus yang masuk tiap harinya. Bahkan pernah sampai 170 bus dalam satu hari. Padahal di hari biasanya, sekitar 80 sampai 100 unit bus saja yang masuk.

Baca juga : Pengusaha Angkutan Darat Kerahkan Ratusan Bus untuk Sambut Pemudik
“Lonjakan kenaikan pemudik ini sudah mulai ada. Sudah sekitar tiga hari melonjak. Kalau untuk persentase, kita belum menghitung. Tapi kenaikan jelas ada,” katanya saat ditemui di Terminal Tipe A Jati Kudus, Selasa (26/4/2022).
Sebagai terminal yang lebih sering digunakan untuk transit, kata Indarto, banyaknya bus yang masuk sama dengan jumlah bus yang keluar terminal. Namun, pihaknya tetap memastikan penumpang yang turun di Kudus juga cukup banyak.
“Penumpang yang turun di Kudus banyak. Kita belum menghitung pastinya berapa,” ucapnya.
Selanjutnya demi memberikan rasa aman dan nyaman, pihak terminal juga menyiapkan posko angkutan Lebaran. Para pemudik yang datang ke Kudus juga diwajibkan untuk scan barcode PeduliLindungi dan sudah dipastikan pemudik mendapat suntikan vaksin Covid-19 lengkap.
“Ada random cek juga mengenai pengecekan kesehatan. Juga ada petugas yang masuk ke bus memberikan kemudahan penumpang scan barcode. Demi mudik yang aman dan sehat,” ungkapnya.
Baca juga : Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan untuk Pengamanan Mudik di Kudus
Di sisi lain, Ketua DPRD Kudus Masan mengingatkan, agar pemudik yang mau datang ke Kudus untuk selalu menjaga kesehatan dan keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing. Hal itu sebagai upaya pencegahan atau antisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Jaga protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 masih ada, kita bersama-sama agar covid segara berlalu,” harapnya.
Editor : Kholistiono

