BETANEWS.ID, KUDUS – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Kudus memastikan kesiapannya kedatangan pemudik dari luar Kudus. Apalagi, pemerintah pusat telah melonggarkan aturan mudik Lebaran Idul Fitri 2022.
Ketua Organda Kudus Mahmudun menyebut, momentum mudik merupakan momen yang paling ditunggu para pengusaha transportasi. Untuk itu, segala persiapan pun sudah disiapkan matang sejak awal.

Baca juga : Pemprov Jateng Siapkan 118 Bus Mudik Gratis, Berangkat 28 April
“Organda siap dengan adanya pemudik. Persiapan kru, perlengkapan, semuanya siap,” kata Mahmudun di Terminal Tipe A Jati, Kudus, Selasa (26/4/2022).
Pihaknya menyebut, telah berkoordinasi dengan pengusaha transportasi untuk lebih berhati-hati menyiapkan armada bus mudik. Yakni, memastikan armada yang turun benar-benar sehat dan prima.
Lebih lanjut, Mahmudun juga memastikan, para kru bus baik itu sopir maupun kernet sudah mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap.
“Pandemi Covid-19 sudah dua tahun, jadi semuanya sudah mempersiapkan sejak lama. Random cek juga nanti akan kami lakukan. Kami juga sampaikan, pengusaha untuk lebih berhati-hati menyiapkan armada dan kru busnya. Harus benar-benar prima, sehat mental dan fisiknya,” ungkapnya.
Diperkirakan, jumlah pemudik tahun ini akan sangat naik dari tahun sebelumnya. Mahmudun merincikan, setidaknya ratusan armada bus dari Kudus disiapkan untuk momen ini. Seperti PO Haryanto menyiagakan 300 armada bus, PO Shantika 100 unit, PO Pahala Kencana 25 unit dan PO Nusantara sekitar 20 unit armada bus. Pun bila diperlukan, tambahan armada juga mulai disiapkan.
“Alhamdulillah per empat hari ini, PO Shantika membeli 2 unit bus antisipasi lonjakan pemudik tahun ini. Karena memang antusias masyarakat luar biasa,” katanya.
Baca juga : 23,5 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Ganjar Minta Pertamina Jamin Stok BBM saat Arus Mudik
Sementara itu, Kepala Terminal Jati Kudus, Indarto mengungkapkan ada random cek di terminal. Seperti pengecekan kesehatan di posko yang sudah disediakan. Scan barcode PeduliLindungi juga akan diberlakukan, memastikan para penumpang dan kru aman dan sehat.
“Nanti ada petugas yang masuk ke bus untuk scan barcode PeduliLindungi. Pengecekan vaksin, agar mudik aman dan sehat,” ujarnya.
Editor : Kholistiono

