BETANEWS.ID, KUDUS – Gereja Katolik Santo Yohanes Evangelista yang berada di Jalan Sunan Muria, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus menggelar ibadah Jumat Agung. Misa Jumat Agung ini dilangsung pada Jumat (15/4/2022) pagi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Para jemaat yang ingin mengikuti misa secara langsung, diwajibkan mendaftarkan diri terlebih dahulu lewat aplikasi. Sebelum masuk dalam gereja, mereka pun diharuskan melakukan scan barcode untuk mengkonfirmasi kehadiran. Di mana sebelumnya dilakukan pengecekan suhu.

Baca juga : Bunyi Lonceng dari Gereja Santo Yohanes Evangelista Kudus Iringi Detik-detik Proklamasi
Tim Pelayanan Keamanan Paroki St Yohanes Evangelista Kudus, Jansen Sidauruk mengungkapkan, dalam Misa Jumat Agung biasanya ada jalan salib untuk mengenang kisah sengsara. Sebuah prosesi ibadat yang diawali perarakan petugas liturgi, misdinar, pro diakon dan pastor.
Namun dikarenakan masih pandemi Covid-19, prosesi itu pun ditiadakan. Hanya pembacaan kitab suci di dalam gereja yang diikuti para jemaat yang hadir.
“Karena pandemi, mengenang kisah sengsara wafatnya Yesus dilaksanakan dengan Misa seperti biasa,” katanya saat ditemui di lokasi.
Karena alasan itu pula, jemaat yang hadir dibatasi. Bila maksimal gereja Katolik itu mampu menampung sekitar 1.800 jemaat, kali ini hanya dibatasi 325 jemaat di dalam ruangan dan 650 di luar ruangan. Sesuai dengan aturan protokol kesehatan, setiap orang harus saling menjaga jarak. Tidak saling berdekatan.
“Mengenang kisah sengsara ini hanya sekali, jadi bagi jemaat yang tidak bisa datang langsung, Misa ini juga bisa diikuti secara online,” jelas Jansen.
Bagi umat Kristiani, Jansen menjelaskan ada yang disebut Trihari Suci. Yakni Kamis Putih, Jumat Agung, dan Minggu Paskah.
Baca juga : Persiapan Paskah, Polisi Sterilisasi Gereja di Kudus
Di Paroki St Yohanes Evangelista Kudus, pekan suci 2022 telah dimulai pada 9 April lalu. Diawali dengan Sabtu Palma dan Minggu Palma. Sampai di Trihari Suci, kemarin sudah dilakukan ibadat Kamis Putih. Dilanjutkan hari ini, dengan Jumat Agung, besok Sabtu Vigili, dan besok lusa Minggu Paskah.
“Ibadat ini bisa diikuti secara langsung dan online. Yang langsung tetap harus mematuhi protokol kesehatan ketat dan harus mendaftar terlebih dahulu,” tutupnya.
Editor :Kholistiono

