31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

GITJ Gembong Pati Buat Pohon Natal dari Puluhan Ribu Batang Lidi

BETANEWS.ID, PATI – Sejumlah gereja di Kabupaten Pati menghias rumah ibadah umat Kristiani itu dengan pernak-pernik khas Natal. Tak terkecuali pohon Natal yang ada di Gereja Injil di Tanah Jawa (GITJ) Gembong, Kecamatan Gembong.

Uniknya, pohon natal di gereja tersebut, dirangkai dari puluhan ribu batang lidi. Sehingga menjadi magnet bagi warga sekitar untuk berswafoto dan diabadikan di masing-masing platform media sosial (Medsos) karena keindahannya.

Baca juga : Jelang Natal, Pembuat Patung Yesus di Jepara Ini Orderannya Meningkat 80 Persen

-Advertisement-

Pendeta Stevanus Siswanto mengatakan, pohon natal yang terbuat dari lidi itu setinggi 4 meter di halaman gereja. Untuk membentuk pohon Natal tersebut, pihaknya mengaku membutuhkan sebanyak 225 ikat lidi atau 30.000-an batang.

“Untuk pembuatan pohon Natal ini memakan waktu hampir tiga pekan. Sejak awal November mulai mengumpulkan sapu lidi dari setiap satu KK jemaat kami. Ketika sudah terkumpul, mulai ngecat hiasannya. Lalu akhir November mulai merangkai dan pada awal Desember sudah berdiri,” ujarnya.

Tidak asal buat, menurutnya, lidi yang dirangkai menjadi pohon natal ini memiliki arti yang sangat dalam bagi jemaat GITJ Gembong, khususnya pada momen Natal yang jatuh pada Sabtu besok yaitu 25 Desember nanti.

“Filosofinya karena kita orang Jawa, dan gereja ini adalah gereja Jawa, GITJ, kami sarat dengan simbol-simbol. Jadi kami mengangkat tema kasih Kristus menggerakkan persaudaraan dan menjadi kesaksian, tahun ini temanya itu,” ungkapnya.

Kemudian filosofinya, keluarga-keluarga harus menjadi satu, sehingga kuat seperti sapu lidi. “Kita jadikan satu seluruh jemaat jadilah pohon natal yang menjadi kesaksian bagi banyak orang. Pribadi yang rapuh-rapuh ini akan menjadi kuat ketika disatukan dan menjadi kesaksian,” imbuhnya.

Baca juga : Hartopo Minta Warga Rayakan Natal dan Tahun Baru di Rumah Saja

Tidak hanya kali ini saja, GITJ Gembong membuat pohon natal unik. Menurut Pendeta Siswanto, setiap tahun pihaknya membuat pohon Natal yang berbeda. Misalnya tahun lalu, gereja tersebut membuat pohon Natal dari ecobrick, sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan umat nasrani pada lingkungan sekitar.

“Setiap tahun kita buat pohon natalnya sesuai tema. Tahun lalu kita buat pohon natal dari ecobrick. Sebelumnya juga ada botol bekas, pernah juga dari sampah plastik, intinya setiap tahun berubah,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER