Beri Bantuan 2.000 Bibit, Hartopo Ingin Durian Musangking Dikembangkan di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo memberikan bantuan 2.000 bibit durian Musangking kepada Gapoktan Sari Rejo Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kudus.  Hartopo mengaku pernah menyicipi nikmatnya durian asli Malaysia itu. Dari pengalamannya, rasa durian itu sangat enak. Bahkan harganya mecapai Rp700 ribu per kilogram. Untuk itu, Hartopo sangat berharap petani Desa Rejosari mampu mengembangkan durian jenis ini.

Untuk itu, pihaknya mempersilakan kepada Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus untuk memberikan kesempatan melakukan studi banding ke Negeri Jiran. Atau bila tidak memungkinkan, mendatangkan tutor berpengalaman dalam budi daya Durian jenis Musangking.

“Durian Musangking ini di sana (Malaysia) media tanamnya itu tanah merah. Maka dari itu, kalau di sini (Rejosari) perlu studi banding atau mendatangkan tutor dari sana, silakan. Untuk memberikan pendidikan dan latihan kepada kelompok tani agar hasilnya bagus,” jelas Hartopo selepas menanam bibit durian secara simbolis di lahan Desa Rejosari, Selasa (21/12/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Komunitas Peduli Lingkungan Tanam Ribuan Pohon di Lereng Muria

Para petani diminta Hartopo untuk tidak asal menanam bibit pohon durian ini. Bila nanti sudah tumbuh besar tapi tidak berbuah, Hartopo merasa hal itu sia-sia. Tapi jika bisa berbuah, hal itu akan sangat luar biasa.

Untuk itu, menurut Hartopo perlu ada penelitian terkait kontur tanah di Desa Rejosari, untuk mengetahui jenis tanahnya sama dengan di Malaysia atau tidak.

“Kalau tidak sama, harus bagaimana bisa disiasati agar bisa tumbuh di sini. Jangan sampai pohonnya besar, tapi tidak berbuah. Malah percuma, sia-sia,” ungkapnya.

Selain bibit durian Musangking, Hartopo juga menyerahkan 1.200 bibit jambu air kepada Gapoktan Tri Harapan Jaya Desa Menawan, 1.100 batang bibit kelengkeng kepada Poktan Ganesha Desa Purwosari, bantuan sumur dangkal 1 unit kepada Poktan Hasil Makmur Desa Gondangmanis, dan bantuan cultivator 1 unit kepada Gapoktan Gemati Desa Kandangmas.

Pihaknya mengajak para petani yang hadir untuk tidak melakukan sistem ijon untuk menghindari jatuhnya harga jual hasil produksi pertanian. Hartopo menyampaikan Dinas Pertanian dan Pangan punya resi gudang untuk menyimpan hasil produksi tani dan memberikan jaminan bagi petani yang membutuhkan. Diharapkan, resi gudang dapat mendistribusikan hasil produksi secara merata.

Baca juga: Bagi yang Ingin Fokus Jadi Petani, Tips Ini Bisa Dicoba Agar Hasilnya Maksimal

Sementara itu, Kepala Dispertan Kabupaten Kudus Sunardi mengungkapkan, dalam bercocok tanam holtikultura ada hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari media tanahnya, air, dan sinar matahari yang cukup.

Lalu untuk usulan Bupati Kudus melakukan studi banding terkait penanaman durian Musangking, Sunardi mengatakan hal itu akan coba diusulkan ke DPRD Kudus.

“Penanaman bibit durian Musangking ini pertama kali di Kudus. Untuk studi banding, kita coba usulkan ke DPRD. Kita mencoba alokasikan di dalam usulan anggaran yang dibahas Bappeda,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER