BETANEWS.ID, KUDUS – Capaian vaksinasi covid-19 bagi warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Kudus belum mencapai 60 persen dari total target 71.098 orang. Data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus yang sudah dilaporkan ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Minggu (12/12/2021), sudah ada 40.878 lansia yang divaksin dosis pertama, atau setara 57,50 persen. Sementara untuk dosis kedua baru 21.860 lansia atau 30,75 persen.
Bupati Kudus HM hartopo menyampaikan, dengan capaian ini, Kudus belum bisa melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Pihaknya pun meminta DKK Kudus untuk terus menggenjot vaksinasi bagi lansia, utamanya dengan cara door to door yang dianggap efektif.
“Untuk saat ini vaksinasi fokus ke lansia dulu. Nanti kalau capaiannya sudah 60 persen, baru kita lanjut ke anak,” kata Bupati Kudus HM Hartopo, Senin (13/12/2021).
Baca juga: Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Mulai 24 Desember, Ganjar: ‘Semua Daerah Jateng Penuhi Syarat’
Untuk penyuntikan vaksin bagi anak, lanjut Hartopo, vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Di mana nantinya, vaksin ini akan didropping dari pusat, bila Kudus sudah siap melakukan vaksinasi anak.
“Jadi nanti kalau lansia sudah 60 persen, langsung lanjut ke anak. Vaksinnya pakai Sinovac,” ungkapnya.
Baca juga: Duh, 11 Ribu Vaksin AstraZeneca di Kudus Terancam Kedaluwarsa Akhir Desember
Untuk saat ini, pihaknya sedang melakukan pendataan anak-anak penerima vaksin. Di samping itu, menurut Hartopo, vaksinasi anak akan jauh lebih mudah, karena dilaksanakan saat pembelajaran tatap muka (PTM).
“Jadi nanti tinggal masuk ke sekolah. Vaksinasi di sekolah,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

