BETANEWS.ID, KUDUS – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) menyelenggarakan wisuda ke-25. Pelaksaan wisuda yang dilakukan secara luring atau lengsung tersebut, digelar di Auditorium UMKU, Selasa (30/11/2021).
Rektor UMKU Rusnoto mengatakan, ada 850 mahasiswa yang pada hari ini diwisuda. Terdiri dari S1 Keperawatan, D3 Keperawatan dan Profesi Ners dengan total 701 orang.
Kemudian, ada dari Fakultas Kebidanan D3 Kebidanan 29 orang, dan ada dari Fakultas Farmasi S1 Farmasi dengan total 120 wisudawan.

Baca juga : Pembangunan Rumah Sakit Sarkies Aisyiyah Dimulai
Pelaksanaan wisuda ini juga dilakukan via zoom meeting dan luring dengan metode drive-thru. Sementara, untuk prosesi wisuda dilaksanakan dengan luring namun tetap dengan protokol kesehatan ketat.
Kepada semua wisudawan, Rektor UMKU berharap agar ilmu yang didapatkan selama menjadi mahasiswa di kampus bisa bermanfaat bagi masyarakat.
“Selamat kepada para wisudawan. Semoga ilmunya bermanfaat. Profesionalitas di masyarakat dan menjadi kader yang baik. Baik itu di bidang keperawatan, farmasi, maupun kebidanan,” katanya.
Selain itu, dengan program Internship yang digagas UMKU, ada wisudawan yang langsung mendapat kesempatan bekerja di rumah sakit tersebar di wilayah Jawa Tengah. Totalnya, kata Rusnoto, ada 14 rumah sakit. Mulai dari Kudus, Jepara, Grobogan, Blora, dan Cepu.
“Terima kasih luar biasa ada 14 rumah sakit yang langsung menerima wisudawan UMKU sebagai karyawannya. Kami ucapkan terima kasih atas sumbangsih pikiran, maupun sumbangsih sumber daya manusia untuk rumah sakit,” ungkapnya.
Rasa bahagia bisa langsung kerja setelah lulus dirasakan oleh Devi Riana Putri (22). Wisudawan terbaik pertama dari program studi D3 Kebidanan itu merasa senang bisa langsung mendapat kesempatan menjadi pegawai magang di RSI Kudus.
“Senang sekali, apalagi saya fresh graduate dan langsung bisa diterima magang. Magang nanti satu tahun, setelah itu dikontrak jadi pegawai. Dengan program Internship ini seneng banget dipermudah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo yang saat itu hadir menyampaikan pesannya kepada para wisudawan. Bahwa wisuda bukanlah akhir dari pembelajaran. Ini merupakan awal menuju ke depan untuk menjadi yang lebih baik lagi. Apakah itu menjadi seorang entrepreneur, atau menjadi pegawai negeri sipil, bisa membawa almamater universitas dengan baik.
Baca juga : UMKU Buat Shelter Pesantren Covid-19, Warga Penghuni Tak Disebut Penderita, Tapi Santri
“Ini bukan akhir pembelajaran. Ini bisa menjadi start menuju ke depan yang lebih baik. Makanya saya tadi bilang ke pihak kampus untuk selalu melacak di mana wisudawan setelah wisuda. Sudah diterima kerja di mana saja. Agar bisa dievaluasi. Banyak produk dari universitas tidak sesuai dengan harapan dunia usaha. Banyak yang bersimpangan. Maka dari itu, prodak dari universitas bisa menyesuaikan dengan dunia usaha,” pesan Hartopo.
Editor : Kholistiono

