31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Desa Kaliwungu jadi Sasaran Serbuan Vaksinasi dari Kemenparekraf

BETANEWS.ID, KUDUS – Kabupaten Kudus menjadi salah satu daerah yang menjadi sasaran serbuan vaksinasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Disbudpar (Disbudpar) Kudus Mutrikah mengatakan, di Jawa Tengah, hanya ada 6 kabupaten yang dapat bantuan mobilisasi vaksin dari Kemenparekraf tersebut.

Untuk di Kudus, Mutrikah mengatakan, Desa Kaliwungu, yang merupakan salah satu Desa Wisata di Kudus terpilih sebagai sasaran serbuan vaksinasi dari Kemenparekraf.

Bupati Kudus Hartopo meninjau vaksinasi di Desa Kaliwungu. Foto: Nila Rustiyani.

Baca juga : Genjot Vaksinasi, Bupati Kudus Instruksikan Validasi Data Jumlah Lansia

-Advertisement-

“Kudus mendapat support kegiatan dari Kemenparekraf melalui Disporapar Provinsi Jawa Tengah Mobilisasi Vaksinasi Kemenparekraf. Tujuannya, agar Desa Wisata bisa terkondisikan aman dari virus Covid-19. Maka diberi semangat dan bantuan,” katanya saat ditemui di sela pengecekan vaksinasi yang berlangsung di Balai Desa Kaliwungu, Sabtu (27/11/2021).

Bantuan vaksinasi ini, ungkap Tika, dilakukan guna menciptakan Desa Wisata yang baik. Desa Kaliwungu mampu menjadi tuan rumah pariwisata yang baik di Kudus.

Selain itu, demi menciptakan suasana vaksinasi yang nyaman, pertunjukan live music juga diadakan. Dengan diiringi petikan gitar dan suara penyanyi, masyarakat yang ikut vaksinasi diharapkan bisa terhibur.

“Mental mereka siap untuk vaksin, hatinya bahagia,” ucap Tika.

Sementara itu, Kepala Desa Kaliwungu Syafi’i Noor menyebut, antusias warganya mengikuti vaksinasi hari ini cukup tinggi. Terlebih ada hiburan gratis yang disediakan.

“Ini membantu kami. Bisa memberi motivasi warga untuk mau divaksin. Ditambah pelayanan yang bagus, antusias masyarakat yang ikut vaksin jadi meriah,” katanya.

Untuk kegiatan vaksinasi hari ini, kata Syafi’i, menggunakan vaksin jenis Sinovac. Sedangkan jumlah warga yang mendaftar ada 295 orang. Rinciannya, lansia sebanyak 62 orang, ibu hamil 2 orang dan masyarakat umum ada 214.

“Tadi ada 17 orang yang gagal saat proses skrining. Ada alasan yang membuat mereka harus ditunda dulu vaksinnya,” bebernya.

Untuk selanjutnya, terkait vaksinasi ini, pihaknya belum mengetahui apakah akan kembali berlanjut di Kudus. Meski demikian, Desa Kaliwungu akan terus berupaya melakukan vaksinasi. Sebab sampai sekarang, capaian vaksinasi di Desa Kaliwungu sendiri menurut Syafi’i masih jauh dari target.

Baca juga : Minimalkan Kendala NIK, Vaksinasi Lansia di Kudus Akan Libatkan Disdukcapil

Sementara itu, Bupati Kudus HM Hartopo yang melakukan pengecekan vaksin di lokasi tersebut mengingatkan, agar warga tidak perlu takut divaksin. Terkhusus kepada lansia yang masih merasa tidak perlu untuk mengikuti vaksinasi.

“Harapan kami, masyarakat bisa antusias mengikuti vaksinasi ini. Jangan takut. Terlebih untuk lansia. Alasannya tidak mau vaksin karena tidak keluar-keluar. Meski begitu, vaksin ini tetap penting. Makanya saya minta keluarga ikut support agar lansia mau divaksin,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER