Minimalkan Kendala NIK, Vaksinasi Lansia di Kudus Akan Libatkan Disdukcapil

BETANEWS.ID, KUDUS – Salah satu indikator level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kudus yang naik lagi dari level 2 menjadi level 3, adalah kurangnya vaksinasi lansia.

Menurut Hartopo, Bupati Kudus, kurangnya capaian vaksinasi lansia tersebut, karena terkendala Nomor Induk Kependudukan (NIK). Padahal katanya, ada lansia yang sudah siap divaksin, tetapi terkendala NIK.

Baca juga : NIK Tak Aktif, Seribu Lebih Warga Kudus Gagal Ikut Vaksinasi di PR Sukun

-Advertisement-

Akibatnya, banyak lansia yang gagal divaksin yang menyebabkan persentase vaksinasi lansia belum mencapai target. Sampai dengan Minggu (10/10/2021),vaksinasi lansia di Kudus baru 28,6 persen untuk dosis 1.

“Sehingga kami akan libatkan Dinas Dukcapil dalam vaksinasi untuk mengatasi kendala ini,” kata Hartopo saat mengikuti rakor penanganan Covid-19 bersama Gubernur Jateng secara virtual, Senin (11/10/2021).

Menurutnya, targetnya, capaian vaksinasi total segera lebih dari sekadar angka 50 persen. Sedangkan saat ini, capaian vaksinasi baru 47,1 persen. Langkah ini untuk mengejar herd immunity di Kudus, sehingga perekonomian benar-benar pulih.

Mendengar hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan apresiasi atas percepatan vaksinasi lansia di Kudus. Terutama langkah yang diambil Bupati Kudus Hartopo dalam mencari solusinya.

“Solusi yang diambil sangat tepat sekali, memang Dukcapil perlu dihadirkan untuk menangani kendala NIK saat proses vaksinasi,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah mengimbau langkah yang diambil Bupati Kudus dapat menjadi percontohan oleh kepala daerah yang lain.

Baca juga : Hartopo Targetkan Vaksinasi di Kudus Capai 50 Persen

“Betul harus begitu. Dan langkah tersebut harus dapat diaplikasikan oleh kepala daerah lainya. Pokoknya jangan mempersulit masyarakat. Semua harus bisa disuntik. Kalau memang harus cara manual dulu tidak apa-apa,” kata Ganjar.

Lebih lanjut Gubernur terus mendorong daerah untuk menggenjot vaksinasi. Segala persoalan harus dikoordinasikan dan dikomunikasikan agar target tercapai.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER