BETANEWS.ID, KUDUS – Sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan rumah yang terjaga kebersihannya, TP PKK Kudus terus menyosialisasikan program Hatinya (Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman) PKK.
Untuk melihat sejauh mana realisasi dari program tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo beserta tim monitoring meninjau rumah sehat dan pemanfaatan pekarangan di Desa Colo, Kecamatan Dawe dan Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Selasa (12/10/2021).
Baca juga : PKK Kudus Salurkan Bantuan untuk Lansia di Kecamatan Dawe
Mawar mengungkapkan, bahwa tinjauan tersebut merupakan tindak lanjut sosialisasi Hatinya PKK yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Pihaknya ingin melihat secara langsung sejauh mana penerapan dari program PKK tersebut di tingkat rumah tangga. Peninjauan akan dilakukan pada sembilan kecamatan yang diwakili masing-masing satu desa.
“Untuk memastikan materi yang disampaikan September kemarin bisa diimplementasi sejauh mana. Tinjauan akan dilakukan di sembilan kecamatan di sembilan desa,” jelasnya.
Pemanfaatan pekarangan sangat bermanfaat guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Selain itu, imbuh Mawar Hartopo, hasil sayur, buah dan tanaman obat dapat dimanfaatkan sebagai pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Nilai ekonomis juga didapat karena turut mengurangi biaya kebutuhan belanja dapur.
“Pemanfaatan pekarangan bisa bermanfaat memberikan tambahan sumber pangan di tingkat rumah tangga. Bahan dapur seperti daun pandan, sereh, cabai tidak perlu sedikit-sedikit beli, sehingga kualitas konsumsi pangan juga terpenuhi,” ujarnya.
Baca juga : Mawar Hartopo Kagum dengan Dua Lansia di Kudus Ini yang Masih Aktif Berkegiatan Sosial
Usai mengunjungi rumah sehat dengan pemanfaatan pekarangan serta Kebun Gizi, Mawar Hartopo menyampaikan apresiasi. Pasalnya keberadaan Rumah Sehat dapat menjadi percontohan di masyarakat, yang menyiratkan pesan bahwa rumah sehat tidak selalu rumah mewah, namun cukup rumah sederhana asal bersih, rapi dan asri.
“Rumah sehat dengan pemanfaatan pekarangan yang menjadi contoh adalah rumah sederhana yang halamannya dimanfaatkan untuk tanaman toga atau apotek hidup, tanaman sayur atau buah, yang tentunya kebersihannya juga terjaga,” pungkasnya
Editor : Kholistiono

