Pantau Tes CASN, Hartopo Minta Peserta Tidak Percaya Oknum yang Ngaku Bisa Bantu Meluluskan

BETANEWS.ID, SOLO – Bupati Kudus Hartopo memantau pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Kabupaten Kudus tahun 2021 yang dilaksanakan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Kamis (30/9/2021).

Pada kesempatan itu, bupati juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Pihaknya berharap, para peserta tetap semangat dalam mengikuti pelaksanaan tes dari awal hingga akhir.

“Buat adik-adik peserta tes, tetap semangat dan percaya diri. Ikuti alur pelaksanaan tes sesuai prosedur. Lakukan sesuai kemampuan masing-masing,” pintanya.

-Advertisement-
Bupati Kudus HM Hartopo berfoto bersama usai memantau pelaksanaan tes CASN di UNS. Foto: Ist

Baca juga : Bupati Kudus Rotasi 5 Pejabat Tinggi Pratama, Kholid Jabat Kasatpol PP

Hartopo pun menjelaskan, jika pelaksanaan tes CASN ini bersifat transparan dan hasilnya pun dapat langsung terlihat.

“Harapan kami dengan tes kali ini, saya doakan semoga tetap sehat dan bisa mengerjakan apa yang diujikan. Sistemnya pun sangat transparan dan hasil bisa langsung dilihat sendiri antara lulus dan tidaknya,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan untuk tidak mempercayai seseorang atau oknum yang mengaku dapat membantu kelulusan.

“Agenda ini merupakan peluang emas bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan mengikuti tes ujian CASN, percaya diri dengan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai hasil yang memuaskan. Jangan percaya oknum atau joki yang mengaku dapat membantu meluluskan, karena ini tes murni tanpa rekayasa,” pesanya.

Pihaknya juga mengatakan, akan menunggu bagi para peserta yang dapat lulus tes hingga tahap akhir untuk bersama mengabdi di Kabupaten Kudus.

“Fokus kerjakan materi yang disuguhkan, optimis dapat lulus, Saya tunggu di Kabupaten Kudus untuk bersama mengabdi pada masyarakat,” ungkapnya.

Terakhir, pihaknya mengingatkan kepada seluruh peserta untuk selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan dimanapun berada.

“Perlu diingat, ini masih era pandemi Covid-19, oleh karena itu jangan sampai lengah dan abai penerapan protokol kesehatan di manapun berada,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus, Tulus Tri mengatakan, bahwa peserta tes SKD ini merupakan peserta yang telah lolos seleksi administrasi dengan jumlah 1.137 orang.

“Dari 496 formasi yang dibuka, terdiri dari 474 formasi PPPK Guru, Kesehatan dan Tenaga Teknis, dan 22 formasi untuk CASN,” jelas Tulus.

Baca juga : Lantik Pejabat Fungsional, Hartopo Tekankan Empat Sehat Lima Sempurna

Tulus juga menambahkan besaran nilai ambang batas yang harus diraih para peserta dalam tes ujian CASN tahun ini. Dijelaskannya, masing – masing terdiri dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), serta Tes Intelegensia Umum (TIU).

“Untuk TKP dengan nilai ambang batas minimal lulus sebanyak 166, Kemudian TWK dengan nilai ambang batas minimal lulus 65, dan TIU dengan nilai ambang batas minimal lulus 80. Khusus formasi cumlaude, nilai ambang batas TIU sebesar 85 dan nilai total SKD sebesar 311,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER