31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Dari Modal Rp 50 Ribu, Nama Eko Kini Makin Berkibar di Usaha Miniatur Kapal

BETANEWS.ID, DEMAK – Eko Mulyo (31) tampak berhati-hati menempelkan bagian miniatur kapal di sebuah meja ruang tengah rumahnya. Setelah memastikan pemasangannya sudah pas, ia bergegas merekatkannya agar tak copot. Bagi Eko, proses memasang bagian-bagian miniatur itu adalah salah satu bagian paling sulit karena butuh ketelitian dan kesabaran.

Selama kurang lebvih empat tahun berkecimpung di dunia miniatur, hasil karya Eko sudah melalang buana ke berbagai daerah bahkan mancanegara seperti Thailand dan Venezuela. Sedangkan salah satu perusahaan besar yang pernah memesan miniatur kapal padanya adalah PT Pertamina.

Warga Desa Kedungwaru Kidul RT 2 RW 4, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak itu lantas menceritakan awal mula merintis usaha dengan nama AGC miniatur. Dulunya, ia adalah seorang tukang batu yang punya pengalaman kerja 10 tahun. Namun, karena ia punya riwayat sakit maag, ia disarankan oleh dokter untuk istirahat dan berhenti bekerja.

-Advertisement-

Baca juga: Miniatur Kapal Buatan Eko Ini Detail Banget, Pelanggannya Berbagai Perusahaan Ternama

“Waktu itu dokter menyarankan harus istirahat total dan tidak boleh melakukan aktivitas berat,” katanya saat ditemui, Kamis, (12/8/2021).

Setelah menganggur itu, ia kemudian dapat ide memanfaatkan limbah botol Baigon dan Kit menjadi miniatur lokomotif dan kapal dengan modal Rp 50 ribu. Setelah jadi, Ia kemudian mempromosikannya di Facebook. Kala itu, hasil kerajinannya itu viral dan menarik minat televisi nasional untuk meliputnya.

“Setelah produk saya masuk televisi, peminatnya juga ikut naik, karena banyak yang penasaran dan juga berminat untuk membelinya,” ungkap Eko.

Baca juga: Pernah Gagal di Beberapa Usaha, Tekad Ridwan Tekuni Miniatur Truk Kini Buahkan Hasil

Dia mengungkapkan, hari demi hari produksinya semakin banyak tawaran dan ia semakin memperbaiki kualitas. Yang mulanya dari bahan bambu dan kayu, kini produksinya menggunakan bahan fiber dan akrilik. Bahkan, kini ia mengerjakan miniatur dengan pola skala.

“Belajar pengerjaan model skala ini melalui Zoom, dan yang mengajari ya dari orang yang sudah profesional di bidangnya, yaitu dari Kalimantan dan Jakarta. Saya termasuk cepat dalam belajar karena sebelumnya sudah paham dasar dan menyukai seni dari dulu,” kata dia.

“Semoga usaha ini semakin maju, supaya bisa mengajak saudara dan teman-teman, khususnya masyarakat sekitar yang membutuhkan pekerjaan,” tandas Eko.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER