31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Bisa Jual 100 Bendera Sehari, Ali Bersyukur Pilihannya Merantau ke Semarang Membuahkan Hasil

BETANEWS.ID, SEMARANG – Pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai membuat Ali warga Garut, Jawa Barat rela hijrah ke Jawa Tengah untuk menjual bendera. Sebelumnya, ladangnya mencari nafkah dengan berjualan bakso harus kandas akibat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sehingga ia memutuskan untuk menjual bendera untuk menyambut Hari Kemerdekan Indonesia.

“Sebelumnya saya jualan bakso di Jabar, namun sering dibubarin kayak gitu,” jelasnya saat ditemui di Jalan Dokter Hamka, Mijen, Kota Semarang, Selasa (10/8/2021).

Ali sat menjajakan bendera di Mijen Semarang. Foto: Dafi Yusuf.

Ali mengaku rela jualan di Mijen lantaran terdesak oleh kebutuhan keluarga. Dia bersyukur penjualan bendera di tempat tersebut cukup banyak pembelinya. Bahkan, dalam satu hari, dia bisa menjual hingga 100 bendera.

-Advertisement-

Baca juga: Demi Bisa Makan, Tukang Sound di Semarang Terpaksa Jual Sound dan Mobil

“Iya paling banyak itu pernah dalam satu hari bisa 100 bendera yang terjual,” ujarnya.

Untuk bendera merah putih ukuran 120 aentimeter dia jual Rp 25 ribu. Selain bendera, dia juga menjual umbul-umbul yang harganya tak jauh berbeda. Untuk harga umbul-umbul dia banderol seharga Rp 20-25 ribu.

“Jadi kita juga menyesuaikan dengan ukurannya juga,” katanya.

Baca juga: Kota Lama Semarang Bak Kota Mati, Omzet Resto dan Kafe Terjun Hingga 80 Persen

Ali menjual bendera dan umbul-umbul sudah sejak 23 Juli tahun ini. Beberapa minggu terakhir pembeli yang datang kepadanya cukup banyak. Selain pembeli individu, kadang juga ada pembeli yang langsung berjumlah banyak.

“Kemarin itu ada yang beli katanya untuk Pak RW, katanya mau dibagikan untuk warga,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER