BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang menghalusan permukan mangkuk kayu dengan sebuah mesin, di depan perkarangan rumah Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Setelah sekiranya permukan mangkuk menjadi halus. Ia pun melanjutkannya dengan memberikan cairan, agar mangko kayu buatannya tampak cantik mengkilat. Pria itu adalah Misbachul Munir (23) Pemilik Mimu Wood Craft
Misbah mengatakan, usaha yang dijalaninya selama beberapa tahun ini itu berawal dari keinginannya membuat hiasan dinding untuk kamarnya. Setelah jadi, ia iseng mempostinya di media sosial Facebook. Ternyata, setelah diunggah, banyak temannya yang tertarik dan ingin memilikinya.
“Awalnya iseng buat sendiri, kemudian saya bagikan di Facebook. E, malah banyak yang tanya belinya di mana. Ya sudah akhirnya saya punya ide untuk saya jual,” jelasnya, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Ini Biaya Bikin Gebyok Kudus di Tempat Amin
Aawalnya, ia hanya menjual pajangan kayu hexagonal. Setelah berjalan setahun, Misbah pun menambah koleksi kerajinannya. Antaranya mangkuk, piring, gelas, sendok, garpu, hiasan dinding, figura, tempat korek api, dan masih banyak lainnya.
“Untuk jumlah koleksi kerajinan yang saya buat, ada sekitar 30 macam. Tetapi paling laris memang gelas kayunya,” ucap pria yang kini sedang menempuh pendidikan S2 di Universitas Diponegoro Semarang itu.
Untuk bahan dasar kerajinan kayunya, ia menggunakan kayu mahoni dan Kayu Jati Belanda. Karena kayu tersebut memiliki karakter yang lunak dan mempunyai warna kayu yang sangat cantik.
Baca juga: Pot Bunga Buatan Warga Undaan Ini Laris Manis, Garansi Ganti Baru Jika Cepat Rusak
Sementara untuk harganya, misbah membandrol harga mulai dari Rp 15 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Kemudian untuk pemasarannya, ia memamerkan karyanya melalu media sosial Instagram @mimu.woodcraft dan WhatsApp 0819 0300 6912.
Bahkan, kini Misbah bisa menjual produknya hingga keluar negeri, yakni sampai Malaysia. Untuk tiap bulannya, ia bisa menjual 100 hingga 150 produk.
“Untuk penjualannya sudah ke berbagai wilayah seperti Semarang, Jakarta, Kalimantan, Sulawesi, dan paling jauh adalah Malaysia,” tukas Misbah.
Editor: Ahmad Muhlisin


Hehe ada cuplikan video saya pa s b ikin mangkok kayu.
Iya itu saya dan misbah adalah sahabat saya. Waktu itu mbk Wulan yg kunjung ke tempat bubut saya