BETANEWS.ID, SEMARANG – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo membeberkan serapan anggaran penanganan Covid-19 di Jateng yang terus meningkat. Hingga saat ini, progresnya terus naik dari 15,65 persen pada 22 Juli, naik jadi 17,28 persen pada 24 Juli.
“Sampai pagi ini terus bergerak, dan progresnya sekarang sudah naik di angka 17,78 persen. Sudah ada anggaran Rp 50,43 miliar yang terserap sampai hari ini. Kondisi ini akan bergerak terus karena beberapa kegiatan sudah dilakukan,” jelasnya.
Sementara terkait bantuan sosial, Kepala Dinas Sosial Jateng, Harso Susilo menerangkan, realisasi bansos di Jateng sudah berjalan cukup baik. Bantuan-bantuan yang bersumber dari APBN maupun APBD sudah disalurkan sebagian besar kepada masyarakat.
Baca juga: Stok Oksigen Kritis, Bupati Banyumas ke Ganjar: ‘Semua RS Sehari Habis, Harus Cari Terus’
“Misalnya bantuan dari APBN, bantuan sembako sudah tersalurkan 31,11 persen, PKH tahap 2 mencapai 97 persen, penyaluran BST dan bantuan beras juga sudah tersalurkan. Sementara bantuan yang bersumber dari APBD Jateng, bantuan sosial untuk Kartu Jateng Sejahtera sudah tersalurkan 81,2 persen tahap pertama dan 77,6 persen di tahap kedua,” terangnya.
Begitu juga dengan bantuan bagi pelaku UKM di Jateng. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng, Ema Rachmawati mengatakan, bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM sebesar Rp 1,2 juta akan segera disalurkan lewat Polri.
“Sementara untuk anggaran APBD, kami masih melakukan pendataan dan sampai hari ini sudah terkumpul 53.000 UKM terdampak. Kami sedang lakukan pengecekan agar tidak terjadi duplikasi,” pungkasnya.
Percepatan seraan anggaran ini memang jadi salah satu fokus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia meminta Bupati/Wali Kota dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di Jateng segera mempercepat serapan anggaran penanganan Covid-19. Selain itu, Ganjar juga meminta bantuan sosial untuk masyarakat segera dicairkan.
Baca juga: Soal Penanganan Covid, Kades Karangnangka : ‘Pak Gubernur Datang ke Sini Saja, Tak Ajari Carane’
“Ada dua poin yang kita bicarakan dalam rapat hari ini bersama Bupati/Wali Kota dan tentu saja OPD. Pertama, karena kemarin ramai soal isu anggaran, maka saya minta semua melakukan percepatan serapan. Dan ternyata semua sudah on going proses bahkan majunya cepat sekali,” katanya.
Poin kedua adalah tentang bantuan sosial. Ganjar meminta seluruh Bupati/Wali Kota memastikan bantuan yang harus diterima rakyat, segera dicairkan.
“Maka saya minta data-data dari pemerintah pusat untuk segera dibagi. Apakah bansis, bantuan sosial tunai, PKH dan seterusnya. Saya minta semuanya mendampingi, agar bisa selesai lebih cepat. Termasuk bantuan untuk UKM,” tegasnya mengakhiri.
Editor: Ahmad Muhlisin

