BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 melakukan pengecekan wisata religi di Kabupaten Kudus. Yakni, wisata religi Makam Sunan Kudus dan Makam Sunan Muria.
Letjen Ganip memastikan bahwa wisata religi tersebut untuk sementara tutup dan tidak ada wisatawan yang datang.

Baca juga : Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Tegaskan Agar IGD RSUD Kudus Steril
Pada kesempatan itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak yayasan di masing-masing wisata religi terkait penutupan sementara tempat wisata dan penerapan prokes.
“Penutupan wisata religi sudah dilaksanakan dengan baik. Upaya ini untuk menekan lonjakan angka Covid-19. Tadi kita juga sudah koordinasi dengan ketua yayasan Sunan Kudus dan Sunan Muria. Semuanya menerima, demi mengurangi mobilitas masyarakat,” terang Letjen Ganip, Kamis (3/6/2021).
Sepanjang melakukan pengecekan tempat wisata religi ini, menurutnya ada beberapa evaluasi. Di antaranya, manajemen, perencanaan, sarana prasarana dan aturan yang diberlakukan. Terlebih penerapan protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan, dan mengurangi mobilitas.
“Sebenarnya semuanya sudah berjalan, hanya kita sarankan untuk lebih dioptimalkan lagi, ” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kabuadayaan dan Pariwisata Kudus (Disbudpar) Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, bahwa penutupan tempat wisata ini memang sudah keharusan untuk dilakukan. Apalagi menurutnya, wisata adalah salah satu tempat yang berpotensi menyebabkan banyak kerumunan orang.
“Kalau semua bisa bekerja sama, Insya Allah kasus covid-19 bisa turun,” katanya.
Baca juga : Pemkab Kudus Diminta Lebih Tegas Dalam Pendisiplinan Protokol Kesehatan
Sedangkan, Ketua Yayasan Masjid, Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) KH EM Nadjib Hasan mengatakan, bahwa pihaknya siap untuk bekerja sama menutup sementara tempat wisata religi Sunan Kudus, demi memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus.
“Ya monggo, kalau mau bersama-sama menutup. Ini demi menekan penyebaran kasus Covid-19, ya silakan. Sejak hari Jumat lalu kami sudah mulai tutup, ” ungkapnya.
Editor : Kholistiono

