BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan pekerja tampak sibuk menyetrika dan mengemas jilbab di dalam rumah lantai dua di Perumahan Griya Harapan, Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus. Di teras rumah tersebut tampak sedang ada sesi pemotretan model jilbab terbaru. Rumah tersebut adalah pusat jilbab Lina Livia Hijab yang penjualannya mampu rambah pasar luar negeri.
Ditemui di rumahnya, Owner Lina Livia Hijab yang namanya sama dengan merek jilbab produksinya itu mengatakan, Lina Livia Hijab dirintis sejak 2015 dan mulai perekrutan distributor dan agen setahun kemudian. Hijab Lina Livia dulunya hanya produksi rumahan, tapi dengan kerja keras kini pemasarannya mampu tembus pasar luar negeri.

Baca juga : Produksi Busana Muslim di Kudus Alami Lonjakan Sejak Tiga Bulan Sebelum Ramadan
“Pemasaran Hijab Lina Livia ini selain di dalam negeri, juga sudah merambah pasar luar negeri. Tepatnya di negara Taiwan dan Kanada,” ujar perempuan yang justru akrab disapa Bune kepada Betanews.id, Senin (19/4/2021).
Dia menuturkan, Hijab Lina Livia didistribusikan melalui distributor, agen, reseller dan agen resmi. Serta dipasarkan melalui media daring berbagi platform. Ia mengaku, sudah lama Hijab Lina Livia itu ekspor ke luar negeri. Sebab Hijab Lina Livia punya agen di Taiwan serta di Kanada. Jadi pihaknya secara kontinyu mengirim hijab ke dua negara tersebut.
“Ya kami memang ada agen di dua negara itu. Sehingga kami memang sering kirim Hijab Lina Livia ke Taiwan dan Kanada,” tandas ibu dari dua anak tersebut.
Terpisah Naufal Haidar (24) Manajer Taneem yang beralamat di Desa Janggalan, Kecamatan Kota, Kudus mengatakan, Gamis Taneem adalah gaun muslim dengan bahan berkualitas, modelnya kekinian, serta bisa dikenakan untuk berbagai acara. Menurutnya, selain diminati di Indonesia, Gamis Taneem juga sering dikirim ke luar negeri.
“Seluruh wilayah di Nusantara ini ada konusmen Gamis Taneem. Kami juga sering kirim ke negara tetangga, yakni Singapura, Malaysia dan Hongkong,” ujar pria yang akrab disapa Naufal tersebut.
Naufal menuturkan, Kemampuan memasarkan produk Gamis Taneem dari Kudus merambah pasar luar negeri, tak terlepas dari peran teknologi. Sebab, Gamis Taneem memang saat ini pemasarannya melalui media daring. Jadi jangkauannya itu lebih luas dan jauh.
“Pemasaran kami memang fokus di online. Dengan mengandalkan kualitas serta model yang modis dan kekinian, kami mampu merambah pasar luar negeri,” ungkapnya.
Baca juga : Ini Tren Busana Muslim yang Digandrungi Mama Muda untuk Lebaran 2021
Sedangkan untuk harga, lanjutnya, Gamis Taneem dijual dengan harga mulai Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu per pcs. Gamis Taneem memang ditujukan untuk kelas menengah. Tidak terlalu mahal tapi juga tidak terlalu murah. Jadi bisa dijangkau semua kalangan.
“Gamis Taneem memang kelas harganya itu menengah. Bisa dijangkau semua kalangan, bahannya berkualitas dan pilihan modelnya kekinian,” tutupnya.
Editor : Kholistiono

