BETANEWS.ID, KUDUS – Mawar Anggraeni terlihat turun dari mobil. Setelah turun ia kemudian masuk tenda tempat para relawan masak untuk korban banjir di wilayah Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Seusai memberi arahan, perempuan yang dikenal sebagai Mawar Hartopo tersebut kemudian masuk ke dalam masjid yang tepat berada di samping dapur umum itu. Setelah ia masuk, tampak beberapa perempuan yang tadinya tiduran kemudian bangun. Mawar Hartopo pun kemudian berbincang-bincang dengan para perempuan tersebut beserta anak mereka yang tak lain adalah para pengungsi korban banjir.
Setelah berbincang–bincang, Mawar Hartopo pun kemudian memberikan puluhan bungkus mainan kepada anak-anak korban banjir. Anak-anak tersebut pun dengan wajah riang menerimanya sambil berucap terima kasih. Tidak hanya itu, istri dari Plt Bupati Kudus itu pun membagikan kue untuk para korban banjir yang berada di pengungsian tersebut.

Baca juga : Stok Logistik untuk Korban Banjir di Kudus Mulai Menipis
Dia mengatakan, meninjau ke pengungsian di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, sebab banjir di desa tersebut dan Desa Setrokalangan lumayan berat. Banjir di dua tersebut biasanya lama surutnya. Sehingga ia menyambangi para pengungsi untuk memberikan mereka perhatian. Ia mengaku, kedatangannya lebih prioritas ke anak – anak. Sebab kalau orang dewasa sudah terkaver oleh bantuan yang ada selama ini.
“Ini tadi memberi beberapa mainan dan snack kepada anak-anak korban banjir yang mengungsi. Agar mereka tetap riang dan bahagia di tempat pengungsian,” ujar perempuan yang akrab disapa Mawar kepada Betanews.id, Kamis (4/2/2021).
Perempuan yang juga Wakil Ketua PKK Kabupaten Kudus itu mengatakan, meski di tengah musibah yang melanda, anak-anak tetaplah seorang anak. Mental mereka harus tetap terjaga. Selama di pengungsian agar mereka tidak jenuh dengan keadaan, itulah alasan dia memberikan mainan. Dengan bisa tetap bermain, anak-anak itu akan tetap riang dan bahagia. Kalau perihal makanan, ia yakin pasti sudah tercukupi, apalagi tadi dia juga sudah mengecek sendiri ke dapur umum pengungsian.
“Aku kira kalau makanan dan logistik pasti semua terkaver ya. Ini saya lebih ke mental anak-anak agar tetap bahagia di pengungsian. Alhamdulillah tadi pas dikasih mainan anak-anak itu terlihat sangat riang,” ungkapnya.
Baca juga : Beberapa Hari Ngungsi di Pos Ronda, Korban Banjir Hanya Andalkan Mi Instan untuk Makan
Dia mengatakan, memberikan berbagai jenis mainan yang dikemas dalam satu bungkus plastik. Menurutnya, ada sekitar 40 bungkus mainan yang diberikan kepada anak – anak yang mengungsi. Selain itu ia juga meminta agar para perempuan yang mengungsi diperhatikan selalu kesehatannya.
“Ini tadi saya sebenarnya juga mau mengecek ada satu pengungsi yang sedang hamil, HPL tapi sudah dirujuk ke rumah sakit ya. Alhamdulillah ada tindakan cepat. Saya juga bersyukur anak-anak yang mengungsi tadi terlihat bahagia. Semoga banjir di Kudus ini secepatnya surut,” harapnya.
Editor : Kholistiono

