BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria berambut agak panjang terlihat sedang sibuk meotong kertas di mesin yang cukup besar. Setalah terpotong semua, ia kemudian menggabungkannya dan lantas dijilid spiral. Siang itu, dia rupanya sedang menyelesaikan pesanan kalender pelangganya. Dia adalah Hanan Afrima (27) Owner Cahaya Printing.
Ditemui seusai menyelesaikan pekerjaannya itu, Anam sapaan akrabnya sudi berbagi kisah awal mula merintis jasa percetakan itu. Ia menjelaskan, sebelum menemukan jalan rezeki di bisnis percetakan, ia banyak mencoba bisnis lain, seperti sablon topi, banner, dan lain-lain.

“Awalnya itu saya bisnis topi. Sablon di topi gitu, terus banner. Lalu ada teman yang menyarankan untuk nyoba bisnis cetak A3. Ditawari kerja sama bareng teman yang ada di Pati buat buka bisnis percetakan, terus dipilihlah nama Cahaya Printing, “ cerita Anam kepada betanews.id, Sabtu (2/1/2021).
Baca juga: Terkenal Pengerjaan Cepat dan Termurah di Kudus, Cahaya Printing Jadi Idola Banyak Orang
Kisahnya merintis usaha percetakan bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. Anam adalah seorang anak keempat dari delapan bersaudara. Demi menunaikan pesan mendiang ayahnya untuk mementingkan masa depan adik-adiknya, setelah lulus SMP, Anam tidak melanjutkan ke jenjang SMA. Dia memilih untuk bekerja di percetakan, melanjutkan pekerjaan sampingannya yang sudah ia lakukan sejak umur 12 tahun.
Selama bekerja, Anam selalu menekankan dalam dirinya bahwa itu adalah salah satu caranya mencari pengalaman. Benar saja, setelah melalui banyak fase naik dan turun, di 2020 dengan Cahaya Printing, ia akhirnya bisa menghidupi keluarganya dari usaha tersebut.
“Dengan modal seadanya, modal nekat, saya dan teman mulai dengan survei harga cetak A3 terlebih dahulu di Kudus, Pati, Jepara, dan Semarang. Bukan untuk mencari keuntungan banyak, tapi bagaimana cara Cahaya Printing bisa jalan,” ungkap Anam tentang perjuangannya.
Baca juga: Awalnya Hanya Dibayar Sebungkus Rokok, Jasa Hias Mahar Hartono Kini Banjir Orderan
Cahaya Printing, lanjut Anam, baru berdiri sekitar enam bulan lamanya. Namun, dirinya tidak memungkiri dan sangat berterima kasih karena banyak orang yang percaya dengan pelayanannya.
“Kami melayani berbagai jenis percetakan mulai dari kalender, undangan, sampul Yasin, sampul LKS, stiker, dan lainnya. Tidak ada minimal pemesanan, hanya saja harga yang ditawarkan berbeda sesuai dengan jenis kertas dan banyaknya barang yang dipesan,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

