31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Semua Destinasi Wisata Milik Pemda Kudus Sudah Dibuka Kembali

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus sudah membuka semua destinasi wisata yang dikelolanya. Di antaranya, Taman Krida, Taman Budaya, wisata alam maupun religi di Muria, Museum Patiayam dan Museum Kretek.

Dibukanya kembali destinasi wisata yang sebelumnya tutup, diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, karena saat ini masyarakat butuh meningkatkan imunitas tubuh dan fikiran setelah sekian lama merasa jenuh. Hal tersebut diakibatkan semua destinasi wisata ditutup karena Covid-19.

Penerapan protokol kesehatan dilakukan di objek Taman Krida. Foto: Imam Arwindra

“Diharapkan juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya saat ditemui di Taman Krida Kudus, Jumat (7/8/2020).

-Advertisement-

Baca juga : Menikmati Wisata Waduk Logung dengan Perahu

Bergas menjelaskan, destinasi wisata diperbolehkan lagi beroperasi sejak Jumat (7/8/2020). Menurutnya, selain harus menjalankan protokol kesehatan Covid-19, kapasitas pengunjung yang datang juga harus dikurangi.

“Misalkan kapasitasnya 100 orang, jadi yang boleh masuk hanya 50 orang saja,” jelasnya.

Selanjutnya, ketika tempat wisata sudah penuh, pengunjung yang baru datang dipersilakan untuk menunggu dulu di luar. Pembatasan fasilitas tersebut dilakukan, agar bisa mengurangi jumlah kerumunan di lokasi wisata.

“Sarana prasarana dan rambu-rambu sosialisasi protokol kesehatan harus disiapkan semua. Kapasitas pengunjung juga harus diperhatikan. Jika sudah penuh, pengunjung harus menunggu dulu di luar,” tuturnya.

Bergas menjelaskan, sarana prasarana protokol kesehatan yakni pengunjung wajib mengenakan masker, terdapat tempat cuci tangan, serta sebelum masuk harus dicek suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Nanti secara berkala, petugas akan mengecek dan mensosialisasikan protokol kesehatan kepada pengunjung.

“Kalau ada pengunjung yang tidak mengenakan masker kita larang untuk masuk,” jelasnya.

Selanjutnya, ketika ada pengunjung yang sudah berada di lokasi wisata namun maskernya dilepas, pihaknya terlebih dahulu akan memberikan teguran. Namun saat teguran tidak dihiraukan, pihaknya akan meminta pengunjung untuk keluar.

Baca juga : Pesona Keindahan Alam Bak Raja Ampat, Bukit Puser Angin Diserbu Wisatawan

Ketika disinggung mengenai bukanya destinasi wisata yang dikelola oleh swasta, Bergas menuturkan sepenuhnya pihak swasta yang akan mengatur.

Menurutnya, pihaknya hanya akan memantau penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang harus diterapkan pengelola wisata.

“Ya itu mereka sendiri yang mengaturnya. Yang penting sarana prasarana protokol kesehatan harus ada,” jelasnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER