31 C
Kudus
Rabu, Januari 28, 2026

Balai Jagong Buka Kembali Pekan Depan, Tapi Hanya 150 PKL yang Boleh Jualan

BETANEWS.ID, KUDUS – Mulai pekan depan, pedagang kaki lima (PKL) sudah bisa menempati kembali Balai Jagong Kudus. Pedagang yang berada di kawasan tersebut sebelumnya harus libur dari Maret akibat adanya pandemi Covid-19.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo menuturkan, pihaknya sudah memetakkan lokasi PKL sesuai dengan protokol kesehatan. Menurutnya, pekan ini akan selesai dan pekan depan sudah bisa difungsikan.

Beberapa anak saat bermain di area Balai Jagong. Foto: Khaerul Umam.

“Untuk deadlinenya kapan bu Eti? (Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti). Minggu ini selesai semua, ya?” tanyanya memastikan pembukaan Balai Jagong saat meninjau lokasi tersebut, Rabu (22/7/2020).

-Advertisement-

Nantinya, lanjut Hartopo, antar pedagang sudah diatur jaraknya hingga tiga meter. Selain itu, di area strategis akan disiapkan tempat cuci tangan dan petugas untuk memantau kegiatan masyarakat. Terutama yang tidak mengenakan masker. “Jadi semua sudah dianggarkan,” jelasnya.

Baca juga: Beri Kelonggaran PKL Hingga Jam 9 Malam, Pemkab Kudus Beri Syarat Khusus

Menurut Hartopo, Balai Jagong akan ditempati sekitar 150 PKL saja. Bila mana lebih hingga 300 PKL nantinya akan dibuat jadwal.

“Jadi di sini sekitar 150 (PKL) saja. Nanti jika lebih dibuat sehari masuk, sehari libur. Namun kalau nanti ada 150 saja, ya tidak ada jadwal ngantri. Bisa dagang terus,” jelasnya.

Selain itu, jam operasionalnya pun dibatasi, yaitu mulai pukul 16.00 hingga pukul 21.00 WIb. Untuk pintu masuk dan keluar pun hanya dibuka dua pintu saja. “Jadi kami akan benar-benar memantau,” tegas Hartopo.

Hartopo menambahkan, pihaknya juga punya rencananya membuat food court di lokasi Balai Jagong. Menurutnya, selain menjadi sport center, Balai Jagong juga asyik digunakan untuk bersantai.

Baca juga: Masih Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Rakyat Minta Dinas Perdagangan Berlaku Adil

Sementara jika pedagang yang tersedia hanya PKL, pengunjung banyak yang membungkus untuk dibawa ke lokasi lain di Balai Jagong.

“Rencana nanti kita mau buat food court. Buat nyantai kan enak. Nanti bisa jual mi, aneka jus, dan kopi. Ya mungkin ukuran (masing-masing) 3×3 (meter) untuk sekitar 20 kios,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER