Berkah Manfaat, Bengkel Truk Nonmesin di Kudus Jujugan Sopir

BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu suara mesin gerinda terdengar di antara beberapa truk yang terparkir di sebelah utara Balai Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kudus. Terlihat ada lima orang yang sibuk di tempat tersebut. Mereka berbagi tugas. Ada yang sibuk dengan mesin gerinda, ada yang mengelas, serta ada yang sibuk memperbaiki baut pada roda truk. Tempat tersebut yakni Bengkel Berkah Manfaat, bengkel truk nonmesin spesialis baut patah.

Hadi Wijayanto (36) pemilik Bengkel Berkah Manfaat menuturkan, bengkelnya itu Dulu bisa dibilang merupakan bengkel spesialis baut patah. Dulu setiap ada truk yang mengalami baut patah di dalam pasti dibawa ke bengkelnya. Menurutnya, baut yang patah itu di bagian dalam as roda ban. Sehingga butuh keahlian khusus untuk menanganinya.

Proses pengelasan salah satu komponen mobil truk. Foto : Rabu Sipan

“Lha di Bengkel Berkah Manfaat itu ahlinya baut patah di truk. Biasanya terjadi baut patah itu, jika bautnya sudah usang atau truk kelebihan muatan,” ujar pria yang akrab disapa Hadi kepada Betanews.id, Selasa (16/6/2020).

-Advertisement-

Baca juga : Menengok Bengkel Mobil Offroad BSR Fabrication yang Selalu Puaskan Pelanggan

Pria yang sudah dikaruniai tiga anak itu kemudian merinci ongkos baut patah. Ongkos buka dan pasang baut tuturnya, Rp 15 ribu per baut. Kalau baut rusak dan diganti biayanya Rp 45 ribu per baut. Harga tersebut untuk baut original, kalau baut baja satunya harganya Rp 5 ribu. Setiap satu ban truk ada sekitar delapan baut.

Selain itu, tambahnya, bengkelnya juga menerima perbaikan king pen. Menurutnya, king pen itu kerusakan truk pada setirnya. Setir tidak stabil yang akibatnya ban akan cepat tipis dan habis. Untuk harga servis king pen kanan kiri kisaran Rp 200 ribu. Harga tersebut untuk ongkos tenaga saja, kalau ganti onderdil juga ongkosnya sekitar Rp 500 ribu.

Sedangkan untuk servis per patah lanjutnya, tergantung dari permintaan pelanggan. Kalau mereka mau ganti per baru, Hadi menyanggupinya. Namun bila budgetnya kurang, biasanya Hadi mengarahkan per yang patah untuk dilas saja.

Menurutnya, dengan dilas pelanggan bisa lebih hemat. Kalau beli per baru harga per truk mulai Rp 300 ribu sampai Rp 450 ribu. Sedangkan kalau dilas harganya itu hanya Rp 30 ribu sampai Rp 30 ribu. Lebih irit 10 kali lipatnya.

“Selain irit, per sambungan hasil las kami dijamin awet dan kuat. Kalkulasi kekuatannya kuat hingga lima bulan,” ungkap warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus.

Baca juga : Rahasia Bengkel AGS Modifikasi yang Tetap Ramai Meski saat Pandemi

Bengkel Berkah Manfaat tuturnya, juga melayani reparasi, di antaranya ngelas bak truk, las sasis, las pangkon mesin dan lain sebagainya. Dia mengatakan, bengkel yang dirintis sejak tahun 2011 itu sudah dikenal banyak orang. Setiap harinya tak kurang dari 10 unit truk yang datang untuk melakukan perbaikan.

Sedangkan untuk bisa menangani truk yang datang ke bengkelnya, ia mempekerjakan lima orang. “Semoga saja Bengkel Berkah Manfaat bisa makin besar dan punya banyak pelanggan. Sehingga kelak bisa membuka lowongan kerja untuk lain lagi,” harapnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER