Sempat Terkendala Aset KAI, Skybridge Gedung Kudus Sehat Kini Dapat Lampu Hijau

BETANEWS.ID, KUDUS – Rencana pembangunan skybridge yang menghubungkan Gedung Kudus Sehat dengan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus kini mendapat kepastian dari PT Kereta Api Indonesia (Persero). PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memastikan sebagian aset lahannya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas tersebut.

Kepastian itu disampaikan KAI Daop 4 Semarang setelah rencana pemanfaatan aset dibahas bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Pertemuan yang turut membahas pembangunan skybridge tersebut berlangsung di Pendopo Kudus belum lama ini.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, dalam pertemuan itu pihaknya membahas rencana pembangunan skybridge yang akan menjadi akses penghubung dua fasilitas kesehatan di Kudus. Jembatan tersebut dirancang menghubungkan Gedung Kudus Sehat secara langsung dengan bangunan utama RSUD dr. Loekmono Hadi.

-Advertisement-

Rencananya, jalur skybridge akan melewati sebagian kecil lahan yang tercatat sebagai aset milik PT KAI. Karena itu, penggunaan lahan tersebut sebelumnya harus mendapatkan persetujuan dari perusahaan.

“Dalam pertemuan tersebut juga mencakup rencana pembangunan skybridge yang akan menghubungkan Gedung Kudus Sehat dengan RSUD dr. Loekmono Hadi. KAI menyampaikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan aset yang berorientasi pada kepentingan umum dan pengembangan sektor usaha daerah, dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap tata kelola aset yang berlaku,” ujar Luqman.

Menurut Luqman, persetujuan pemanfaatan aset tersebut menjadi bagian dari sinergi antara KAI dan pemerintah daerah. Meski mendukung pemanfaatan aset untuk kepentingan publik, prosesnya tetap harus dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan tata kelola aset perusahaan.

Baca juga : Rehab Puluhan Gedung Sekolah Belum Mulai, DPRD Kudus Minta Disdikpora Serius Bekerja

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyambut positif persetujuan yang diberikan PT KAI Daop 4 Semarang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan KAI terhadap rencana pembangunan skybridge tersebut.

“Persetujuan dari KAI menjadi salah satu tahapan penting dalam mewujudkan akses penghubung antara Gedung Kudus Sehat dan RSUD dr. Loekmono Hadi. Dengan adanya akses tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah berpindah dari satu fasilitas pelayanan kesehatan ke fasilitas lainnya,” ujar Sam’ani.

Ia berharap kerja sama antara Pemkab Kudus dan PT KAI dapat terus berjalan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, keberadaan skybridge nantinya bukan sekadar menjadi penghubung dua bangunan, tetapi juga mendukung kemudahan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus Eko Djumartono turut memastikan bahwa secara prinsip PT KAI telah menyetujui pemanfaatan aset yang dibutuhkan untuk pembangunan skybridge. Namun, persetujuan tersebut masih harus dituangkan lebih lanjut dalam proses administrasi dan konsep perjanjian pemanfaatan aset.

“Dengan adanya persetujuan secara prinsip tersebut, persoalan mengenai penggunaan sebagian aset PT KAI untuk pembangunan skybridge kini mulai menemukan titik terang. Tahapan berikutnya akan difokuskan pada penyelesaian dokumen kerja sama serta proses teknis pembangunan,” jelas Eko.

Ia menegaskan, persetujuan KAI tersebut sudah menjadi dasar untuk melanjutkan rencana pembangunan skybridge. Sementara itu, dokumen kerja sama antara kedua pihak masih dalam tahap penyusunan.

“Sudah, sudah, sudah ACC, cuma kan masih di konsep draft perjanjiannya,” ungkapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER