Mulai Oktober, Bayar Pajak Kendaraan di Jepara Dapat Cashback hingga Rp50 Ribu

BETANEWS.ID, JEPARA – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bakal meluncurkan program cashback pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah, Masrofi, mengatakan program tersebut diluncurkan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat membayar pajak.

“Jika biasanya ada pemutihan untuk yang menunggak (PKB) lima tahun, maka bagi yang taat pajak kenapa tidak diberikan reward? Maka nanti akan kita berikan penghargaan bentuknya cashback,” kata Masrofi saat melakukan roadshow terkait optimalisasi pajak di Jepara, Rabu (12/8/2026).

-Advertisement-

Skemanya, lima orang yang datang pertama atau tercepat untuk membayar pajak akan diberikan cashback sebesar Rp50 ribu per orang per hari. Program tersebut akan dijalankan selama satu tahun.

“Mulai kita jalankan Oktober, di semua Kantor Pajak di Jawa Tengah,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyambut baik adanya program tersebut. Sebagai bentuk dukungan agar masyarakat Jepara taat membayar pajak, Wiwit mengatakan seluruh pendapatan dari pembayaran PKB akan dialokasikan untuk perbaikan jalan melalui program Jepara Mulus.

Dari hasil pemetaannya, Wiwit mengatakan setidaknya ada tiga alasan yang membuat masyarakat Jepara enggan membayar PKB. Salah satunya yaitu kondisi jalan yang belum sepenuhnya baik.

“Kami menyadari, baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten, banyak jalan-jalan kami yang belum cukup baik. Sehingga, kami Pemkab Jepara berkomitmen seluruh pendapatan dari pajak kendaraan bermotor akan langsung dialokasikan ke program Jepara Mulus,” ujar Wiwit.

Wiwit melanjutkan, proyeksi pendapatan daerah dari PKB tahun ini yaitu Rp105 miliar. Anggaran tersebut bakal seluruhnya digunakan untuk perbaikan jalan yang totalnya mencapai Rp200 miliar.

Selain itu, strategi penarikan pajak di Jepara menurutnya juga akan dilakukan secara lebih humanis, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini sedang sulit akibat tekanan ekonomi global.

“Penarikan pajaknya sudah saya pesankan agar lebih humanis. Kita ada insentif bagi petugas penagihan pajak, sebesar Rp5 ribu setiap kali mereka memberikan sosialisasi bagi wajib pajak,” katanya.

Dengan berbagai upaya tersebut, pihaknya berharap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib membayar pajak kendaraan bermotor.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER