BETANEWS.ID, JEPARA – Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara dipastikan kembali menjadi kandang bagi Persijap Jepara dalam pertandingan Super League 2026/2027 mendatang.
Sebagai persiapan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara saat ini mulai melakukan pembenahan di beberapa bagian setelah perwakilan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan pengecekan ke Stadion GBK.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, Hanief Kurniawan, menyebut beberapa bagian yang harus dibenahi, yaitu rumput lapangan dan lampu.
“Ada beberapa lampu yang rusak, harus diganti. Kalau rumput, ada rumput teki yang dibersihkan. Saat ini sedang dibereskan,” kata Hanief pada Senin (10/8/2026).
Selain itu, Hanief melanjutkan, bagian yang perlu diperbaiki yaitu plafon dan penambahan CCTV. Perbaikan itu diperlukan karena sejak direnovasi oleh pemerintah pusat, Stadion GBK Jepara sudah digunakan untuk pertandingan selama satu musim terakhir.
Terlebih, saat terjadi kerusuhan antarsuporter Persijap Jepara melawan Persis Solo, terdapat beberapa fasilitas yang rusak.
“Ada beberapa bangku yang rusak. Sekarang belum dibereskan. Tapi kami sudah diperintahkan agar segera memperbaikinya,” sebut Hanief.
Sesuai ketentuan, kerusakan tersebut semestinya menjadi tanggung jawab Panitia Pelaksana (Panpel). Akan tetapi, sebagai bentuk dukungan, kerusakan tersebut kemudian ditanggung oleh DPUPR Jepara.
“Ini bentuk dukungan pemerintah Jepara kepada Persijap,” kata Hanief.
Hanief memastikan Stadion GBK Jepara siap menjadi kandang Persijap pada musim depan. Meskipun sampai saat ini pemerintah pusat belum menyerahkan sepenuhnya stadion tersebut sebagai aset Pemkab Jepara, hingga kini statusnya masih berupa izin fungsional.
“Penyerahan asetnya kami belum tahu pastinya. Beberapa waktu lalu ada pertemuan dengan kementerian (Pekerjaan Umum). Kita baru diminta mengumpulkan profil. Mungkin itu persiapan kementerian untuk melimpahkan aset ke pemda,” pungkasnya.
Editor: Kholistiono

