BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus harus mengeluarkan anggaran hampir Rp3 miliar setiap bulan untuk membayar rekening listrik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Biaya tersebut digunakan untuk mengoperasikan 13.359 titik lampu jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kudus.
Kepala Bidang Keselamatan dan Sarana Prasarana Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kudus, Sahri Noto Utomo, mengatakan tagihan listrik LPJU terbagi dalam dua sistem, yakni meterisasi dan abonemen. Masing-masing memiliki mekanisme pembayaran yang berbeda.
Menurutnya, tagihan LPJU yang sudah menggunakan meteran mencapai hampir Rp1 miliar setiap bulan. Sementara itu, LPJU yang masih menggunakan sistem abonemen atau tanpa meteran mencapai hampir Rp2 miliar per bulan.
“Kalau dijumlahkan, setiap bulan pemerintah daerah harus mengeluarkan biaya hampir Rp3 miliar untuk membayar listrik LPJU,” ujar Sahri kepada Betanews.id di ruang kerjanya belum lama ini.
Baca juga : Kenaikan Dolar dan Harga BBM Tak Picu PHK Massal, Disnaker Sebut Kondisi Industri Kudus Masih Aman
Sahri menjelaskan, LPJU yang telah menggunakan meteran mayoritas berada di ruas jalan kabupaten. Sementara itu, LPJU yang berada di desa-desa masih banyak menggunakan sistem abonemen karena belum dipasang meteran.
“Saat ini sekitar separuh dari total LPJU di Kabupaten Kudus telah bermigrasi ke sistem meterisasi. Jumlahnya diperkirakan berkisar antara 6.000 hingga 7.000 titik,” bebernya.
Untuk pembayaran rekening listrik LPJU, lanjutnya, Dishub Kudus menunggu tagihan yang diajukan oleh PLN setiap bulan. Setelah dilakukan pencocokan data, pembayaran kemudian dilakukan sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
“Tagihannya kami cek terlebih dahulu, kemudian dibayarkan sesuai dengan yang diajukan. Batas pembayarannya sama seperti pelanggan lain, yakni setiap tanggal 20,” jelasnya.
Pada tahun ini, kata dia, Pemkab Kudus mengalokasikan anggaran sekitar Rp34 miliar untuk pembayaran listrik LPJU. Meski demikian, Dishub masih akan melakukan evaluasi apabila terjadi kenaikan tagihan hingga akhir tahun.
“Pemkab Kudus sudah mengalokasikan anggaran untuk pembayaran listrik LPJU. Jika kurang, nanti diusulkan penambahan melalui APBD Perubahan,” jelasnya.
Selain membiayai operasional LPJU yang sudah ada, Dishub Kudus juga terus menambah fasilitas penerangan jalan. Pada tahun ini, penambahan dilakukan melalui pemasangan LPJU bertenaga surya (solar cell) di sejumlah titik untuk memperluas jangkauan layanan penerangan jalan bagi masyarakat.
Editor: Kholistiono

