BETANEWS.ID, KUDUS – Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Kudus yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 41 sempat mengalami kendala transportasi saat perjalanan menuju kampung halaman. Salah satu kendaraan yang mengangkut jemaah dilaporkan mengalami kerusakan mesin.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Pendaratan, Pemberangkatan, dan Pemulangan Haji (P4H) JHK/IPHI Kudus, Deka Hendratmanto. Menurutnya, kendala tersebut dapat diatasi dengan cepat melalui pengiriman kendaraan cadangan.
“Alhamdulillah, sampai pukul 14.22 WIB sudah ada dua kloter asal Kudus yang tiba di Gedung JHK, yakni Kloter 40 dan 41. Untuk kendalanya, ditemukan adanya kerusakan pada mesin kendaraan. Karena jika diperbaiki akan memakan waktu cukup lama, kami mengambil langkah cepat dengan mengirim kendaraan cadangan,” ujarnya saat ditemui, Selasa (16/6/2026).
Ia menegaskan tidak ada jemaah yang tertinggal akibat kendala tersebut. Hanya saja, terdapat dua jemaah yang pulang lebih dahulu karena harus mengikuti tes masuk perguruan tinggi.
Baca juga : Tinjau Dapur Aspal, Bupati Sam’ani Pastikan Perbaikan Jalan di Kudus Tetap Berjalan
“Secara keseluruhan, jemaah haji asal Kudus telah kembali ke kampung halaman dengan selamat,” ungkapnya.
Deka menjelaskan, kepulangan jemaah haji Kloter 42, 43, dan 44 akan dilakukan secara bertahap. Kloter 42 diperkirakan tiba di Gedung JHK sekitar pukul 17.00 WIB, Kloter 43 pada malam hari, sedangkan Kloter 44 dijadwalkan tiba pada Rabu (17/6/2026) siang.
Salah seorang jemaah haji asal Kudus, Fajar Akriyana (56), mengaku perjalanan dari Jeddah hingga Indonesia berjalan lancar. Warga Desa Dersalam RT 04 RW 02, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu juga membawa berbagai oleh-oleh untuk anak, cucu, dan keponakannya, seperti boneka unta dan cendera mata lainnya.
Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lebih baik dan lancar dibandingkan pengalaman sebelumnya.
“Menurut perhitungan saya, karena saya pernah berhaji sebelumnya, penyelenggaraan tahun ini yang paling baik dan paling lancar. Mulai dari panitia hingga kloter terkoordinasi dengan baik. Pemerintah Arab Saudi juga telah mempersiapkan dan memberikan pelayanan dengan sangat baik,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

