BETANEWS.ID, JEPARA – Total tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Jepara selama lima tahun terakhir mencapai sekitar Rp128 miliar dari 173 ribu objek kendaraan.
Dari nominal tunggakan tersebut, Jepara berada di peringkat kedua tertinggi se-Eks Karesidenan Pati yang meliputi Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora.
Peringkat pertama ditempati Kabupaten Pati dengan nominal tunggakan mencapai Rp131 miliar dari 166 ribu objek pajak kendaraan. Di posisi ketiga terdapat Kabupaten Kudus dengan tunggakan mencapai Rp93 miliar dari 129 ribu objek pajak kendaraan.
Posisi keempat ditempati Kabupaten Rembang dengan tunggakan sebesar Rp63 miliar dari 72 ribu objek pajak kendaraan. Sementara itu, Kabupaten Blora berada di posisi terakhir dengan tunggakan Rp62 miliar dari 89 ribu objek pajak kendaraan.
Menanggapi hal itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi secara intensif dan memberikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat agar taat membayar pajak.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu, Wiwit, sapaan akrabnya, menilai hal tersebut turut memengaruhi tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.
Baca juga : Jalan Daren Jepara Rusak Parah, Warga: “Kalau Tidak Dicor, Setidaknya Diaspal Dulu”
“Kalau upayanya, tetap kita berikan imbauan secara persuasif karena memang kondisi ekonomi sedang susah. Kami berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk mau membayar pajak,” katanya saat ditemui di Ruang Bupati Jepara, Senin (2/6/2026).
Selain itu, Wiwit mengatakan proyek perbaikan jalan di sejumlah ruas akan mulai dikerjakan pada bulan ini.
Menurutnya, pembangunan dan perbaikan jalan dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah sekaligus mendorong kesadaran membayar pajak.
“Bulan ini juga kita mulai pembangunan jalan sehingga kepercayaan publik kepada Pemerintah Kabupaten Jepara meningkat. Dengan begitu, masyarakat akan berlomba-lomba membayar pajak,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, masyarakat di media sosial belakangan ramai mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jepara yang mengalami kerusakan parah.
Salah satunya adalah Jalan Alternatif Jepara–Kudus yang berada di Desa Daren, Kecamatan Nalumsari. Anak-anak muda di desa tersebut menyampaikan protes dalam berbagai bentuk.
Di antaranya dengan membuat konten memancing ikan di ruas jalan yang tergenang air. Terbaru, warga juga menyampaikan protes melalui tulisan yang dibuat di badan jalan.
Salah satu tulisan yang berada di depan Gang Garasi Kalingga Jaya, Desa Daren, berbunyi, “Kapusan Janjine Bupati Jepara Mulus, #Stop Bayar Pajak, Fuck You, Stop Bayar Pajak, Gedabrus.”
Sekitar 500 meter dari lokasi tersebut, warga kembali menyampaikan protes melalui tulisan lain yang berbunyi, “#Stop Pajak Kapan Muluse Iki. Cukup 1 Periode.”
Editor: Kholistiono

