BETANEWS.ID,KUDUS– Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Heri Darwanto angkat suara terkait warganya yang swadaya meninggikan jalan dengan batu kapur. Ia membenarkan aktivitas tersebut sudah jadi kesepakatan warga.
Lebih lanjut Heri menuturkan, bahwa kegiatan pengurugan jalan tersebut sudah izin kepada pihak desa. Namun, jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten.
“Jalan yang diurug warga itu jalan kabupaten. Makanya desa tidak berani mengurug. Karena ini inisiatif warga, ya bagaimana lagi,” ujar Heri melalui sambungan telepon, Selasa (17/2/2026).
Dia menuturkan, jalan yang ditinggikan warga dengan cara diurug tersebut memang selalu terendam banjir tiap tahun. Untuk keadaan jalan sebenarnya masih cukup baik.
“Jalan sebelum diurug masih cukup baik, tetapi memang sering kebanjiran. Makanya warga kemudian gotong royong untuk mengurugnya,” beber Heri.
Baca juga: Lagi, Tanggul Sungai Wulan di Undaan Lor Alami Sleding Sepanjang 20 Meter
Menurutnya, swadaya warga hanya sampai tahap peninggian dengan mengurug menggunakan batu kapur. Untuk betonisasi atau pengaspalan jalan akan diajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.
“Total warga Desa Karangrowo yang ikut swadaya peninggian jalan itu seluruh RW 2. Totalnya kurang lebih ada 400 Kepala Keluarga (KK),” bebernya.
Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Harry Wibowo belum merespon. Telepon dan pesan watshap wartawan Betanews.id belum dibalas.
Diberitakan sebelumnya, masyarakat Dukuh Krajan, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupateb Kudus merogoh kocek pribadi untuk meninggikan jalan. Hal tersebut dilakukan karena sudah geregetan, hampir tiap tahun akses utama mereka selalu kebanjiran.
Tokoh masyarakat setempat, Hawi Sukamto menyampaikan, swadaya pengurugan jalan memang sudah jadi kesepakatan warga 10 RT di RW 2 Desa Karangrowo. Sebab selama lima tahun terakhir jalan tersebut selalu kebanjiran ketika musim hujan datang.
“Bahkan kemarin, jalan kami terendam banjir hingga 1,3 meter. Oleh karenanya atas kesepakatan, kami inisiatif iuran untuk meninggikan jalan dengan diurug menggunakan batu kapur,” ujar Hawi kepada awak media, Selasa (17/2/2026).
Editor: Kholistiono

