31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Ikut Tekan Angka Angka Kemiskinan, Kemenag Pati Luncurkan Gerakan Investasi Wakaf Uang

BETANEWS.ID, PATI – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati meluncurkan Gerakan Investasi Wakaf Uang (GIWANG). Program tersebut sebagai salah satu upaya untuk menekan menekan angka kemiskinan.

Peluncuran program yang digelar di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Pati itu, juga dihadiri Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, sekaligus meresmikan program GIWANG secara langsung.

Baca Juga: 45 Desa di Pati Hingga Kini Masih Terendam Banjir

-Advertisement-

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu, menjelaskan bahwa GIWANG lahir dari kepedulian terhadap angka kemiskinan di Kabupaten Pati yang masih berada di kisaran 9,8 persen.

”Pengentasan kemiskinan itu tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk masyarakat dan sektor swasta,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).

Ia menambahkan, wakaf uang dipilih karena bersifat inklusif dan berkelanjutan. Dirinya menjelaskan, wakaf tidak perlu menunggu kaya dan tidak harus punya tanah luas.

”Wakaf uang bisa seribu atau dua ribu saja. Wakaf ini adalah investasi akhirat yang tidak terputus,” kata Syaikhu.

Menurutnya, wakaf uang juga merupakan wujud syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana menolak bala melalui sedekah yang terus-menerus. Selain itu, wakaf juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan sosial.

Apalagi, potensi wakaf uang di lingkungan Kemenag Pati sangat besar. Dari sekitar 921 pegawai, puluhan ribu siswa madrasah, guru, hingga pondok pesantren, potensi wakaf uang diperkirakan dapat mencapai miliaran rupiah per tahun.

Dana tersebut, nantinya dikelola secara profesional melalui kerja sama dengan Bank Muamalat dan Baitul Mall Muamalat. Kemudian, lanjut dia, akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan berdasarkan data dari Dinas Sosial.

Melalui gerakan ini, diharapkan wakaf uang dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyabut baik Gerakan Investasi Wakaf Uang ini. Ia menilai, upaya Kemenag Pati sebagai pelopor nasional dalam penerapan sistem wakaf uang.

”Kementerian Agama Kabupaten Pati ini yang pertama kali di Indonesia menerapkan sistem wakaf uang. Ini motivasi yang luar biasa, dan Insya Allah ke depan kami di jajaran Pemerintah Kabupaten Pati juga bisa melaksanakan hal yang sama,” kata Chandra.

Menurutnya, wakaf uang menjadi solusi konkret yang membongkar persepsi lama tentang wakaf yang identik dengan tanah luas dan harta besar.

Baca Juga: Pelaku Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pati Mulai Diadili

”Ternyata wakaf ini metodenya uang Rp1.000 atau Rp2.000 juga sudah termasuk wakaf. Slogannya DRS BEJO, Dua Ribu Saja Sebelum Kerjo. Ini inisiasi yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemkab Pati siap mendukung dan mendorong gerakan wakaf hingga ke kantor-kantor dinas dan sekolah sebagai sarana edukasi kepedulian sosial bagi generasi Z dan alpha.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER