BETANEWS.ID, JEPARA – Hampir setiap tahun pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara selalu terendam banjir.
Kepala Desa Batukali, Sarmani mengatakan secara geografis, desanya terletak di daerah hilir dan berada di daerah cekungan. Sehingga, pada saat terjadi hujan, aliran air dari daerah hulu mengendap di desanya.
Baca Juga: Lima Hari Rendam Rumah Warga, Banjir Batukali Jepara Akhirnya Surut
Saat terjadi banjir, air tidak hanya menggenangi pemukiman warga, tetapi juga area persawahan yang lokasinya berada persis di sekitar area pemukiman.
“Hampir setiap tahun banjir, enam tahun saya menjabat, itu setiap musim hujan pasti banjir. Karena daerah sini kan cekung ya, kayak mangkok. Dan lokasinya di daerah hilir dan rendah,” katanya saat ditemui di Kantor Balai Desa Batukali, Jumat (16/1/2026).
Sarmani melanjutkan, banjir yang menggenangi pemukiman serta area persawahan milik warga juga disebabkan oleh aliran Sungai Kaweden yang berada di sisi selatan Desa jarang dinormalisasi.
Tidak hanya itu, pintu air yang pertama kali dibangun sejak tahun 1984 dan lokasinya berada di dasar sungai juga belum pernah dilakukan perbaikan.
“Harapannya, kami mengusulkan adanya normalisasi, serta perbaikan pintu-pintu utama di wilayah Batukali,” katanya.
Sebab, berbeda dengan pintu air di desa lainnya, di Desa Batukali, pintu air tidak hanya berfungsi sebagai jalan keluar air yang merendam pemukiman warga saat terjadi banjir. Tetapi juga berfungsi sebagai jalan air ke area persawahan warga.
“Sehingga, harapannya dengan adanya normalisasi serta perbaikan pintu nanti tidak ada genangan di permukiman serta bisa mengurangi gagal panen karena sawahnya kebanjiran,” ujarnya.
Sarmani menyebut, dari total 307 hektare sawah yang berada di Desa Batukali, seluruhnya saat ini terendam banjir.
Sawah yang terendam tidak hanya yang baru ditanami padi, tetapi ada juga yang baru dilakukan persemaian dan siap panen.
Baca Juga: Muria Raya Dikepung Bencana, Alih Fungsi Lahan Disebut Jadi Salah Satu Pemicu
“Ada 15 hektare kemarin yang siap panen, tapi malah terendam banjir,” sebutnya.
Sebagai informasi, banjir di Desa Batukali terjadi pada Minggu, (11/1/2026) malam. Total terdapat 405 rumah yang terdampak dengan jumlah sekitar 2.100 warga.
Editor: Haikal Rosyada

