Desa Mintobasuki Pati Terisolir Banjir, Logistik Warga Mulai Menipis

BETANEWS.ID, PATI – Banjir yang melanda Kabupaten Pati meluas hingga merendam 127 desa di 21 kecamatan pada Jumat (16/1/2026). Tingginya intensitas hujan dalam sepekan terakhir menyebabkan debit air terus meningkat, mengakibatkan sejumlah desa terisolasi dan aktivitas perekonomian warga lumpuh total.

Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, menjadi salah satu titik terdampak paling parah. Akses menuju pemukiman tersebut kini hanya dapat dijangkau menggunakan perahu akibat ketinggian air.

Baca Juga: Pria yang Diduga Hanyut di Sungai Kedungdowo Pati Belum Ditemukan

-Advertisement-

Kondisi ini memaksa warga bergantung pada armada perahu milik desa bagi mereka yang tidak memiliki transportasi pribadi.

Sekretaris Desa Mintobasuki, Abdul Mustaji mengungkapkan, data pemerintah desa mencatat, sedikitnya 300 rumah terendam air dengan total 800 jiwa terdampak. Ketinggian air di akses jalan berkisar antara 50 hingga 80 cm, sementara di dalam rumah warga, air dilaporkan telah mencapai ketinggian lebih dari 1 meter.

“Kondisi di Desa Mintobasuki, untuk akses utama desa hanya kendaraan tertentu yang bisa lewat. Semua akses jalan teremdam dan terisolir,” ujarnya.

Kemudian untuk ketersediaan logistik warga, katanya  saat ini juga  dalam kondisi menipis.

“Banjir sudah merendam desa kami selama lima hari. Stok makanan warga menipis dan diperkirakan hanya cukup untuk dua hari ke depan,” ungkapnya.

Menurut Abdul, bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait sejauh ini masih sangat minim. Hingga hari kelima, warga baru menerima satu kali bantuan berupa mi instan.

“Semua akses jalan tertutup. Kami berharap bantuan segera datang karena aktivitas ekonomi benar-benar terhenti,” tambahnya.

Baca Juga: Petani Panen Bawang Merah di Pati Terpaksa Panen Dini Akibat Lahan Terendam Banjir

Warga berharap adanya langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Pati untuk segera menyalurkan bantuan logistik dan obat-obatan guna mencegah krisis pangan di wilayah terdampak.

Selain itu, pihaknya juga berharap, untuk jangka panjang pemerintah bisa memberikan solusi yang tepat, agar banjir tidak lagi menggenangi desanya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER