BETANEWS.ID, JEPARA – Banjir yang merendam ratusan rumah di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara sejak Minggu, (11/1/2026) malam kini mulai surut.
Sebelumnya, Rumah warga terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 20-60 cm, kini menyisakan genangan di area jalan permukiman.
Baca Juga: Muria Raya Dikepung Bencana, Alih Fungsi Lahan Disebut Jadi Salah Satu Pemicu
Aktivitas warga juga mulai berjalan normal. Suasana desa yang selama lima hari terakhir tampak lengang, kini mulai ramai.
Kepala Desa Batukali, Sarmani mengatakan banjir di desanya tidak hanya menggenangi area permukiman, tetapi juga area persawahan milik warga.
Dari total 675 Kepala Keluarga (KK) di desanya, hanya 60 persen rumah atau sekitar 405 rumah yang terendam banjir. Rumah yang tidak terendam rata-rata berada di daerah yang lebih tinggi.
Sementara untuk area persawahan, dari total 307 hektare sawah yang berada di Desa Batukali, seluruhnya terendam banjir.
“Alhamdulillah, air yang merendam permukiman maupun sawah warga hari ini sudah mulai surut 20 cm,” katanya saat ditemui di Balai Desa Batukali, Jumat, (16/1/2026).
Sarmani mengatakan banjir yang melanda desanya disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi selama beberapa hari terakhir.
Desanya yang berada di daerah hilir dan di daerah dataran rendah, membuat Desa Batukali rawan bencana banjir setiap tahun.
“Hampir setiap tahun saat ada hujan deras selalu terjadi banjir. Karena disini paling rendah dan paling hilir,” ujarnya.
Selama banjir merendam desanya, Sarmani mengatakan sudah banyak bantuan logistik yang diterima. Sehingga bisa membantu kebutuhan warga. Bantuan berupa kebutuhan sembako serta makanan siap saji.
“Bantuan logistik aman, untuk kebutuhan makanan siap saji sudah disuplai dari Dapur Umum di Kantor Kecamatan Kalinyamatan,” katanya.
Baca Juga: Sudah Seminggu Kapal Penyeberangan Off, Stok Logistik di Karimunjawa Jepara Mulai Menipis
Sementara itu, Musthoiri (44), Warga RT4 RW1 Desa Batukali mengaku bersyukur banjir yang menggenangi rumahnya kini mulai surut. Banjir kemarin sempat menggenangi rumahnya setinggi 60 cm.
“Alhamdulillah seneng hari ini sudah surut. Mulai bersih-bersih rumah, semoga hujannya cepet reda, ngga banjir lagi,” ujarnya.
Editor: Haikal Rosyada

