Harga Tenda Lebih Murah, Pendaftaran Stan Dandangan Kudus 2026 Mulai Dibuka Senin

BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksanaan Festival Dandangan Kudus tahun 2026 dipastikan akan mengalami penyesuaian signifikan, terutama pada penurunan harga sewa tenda bagi pedagang lokal. Pendaftaran pedagang dijadwalkan dibuka mulai Senin (12/1/2026) hingga 15 Januari 2026, baik secara online maupun offline.

Manajer Festival Dandangan Kudus 2026, Anjas Pramono, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder dan mendapat amanah sebagai koordinator pelaksanaan Dandangan tahun depan.

Alhamdulillah kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, dan saya diamanahi sebagai koordinator Dandangan 2026. Kami juga sudah memutuskan harga serta rundown pendaftaran,” ujarnya.

-Advertisement-

Baca juga: Bakal Ada 500 Stand di Dandangan 2026 Kudus, Harga Mulai Rp1,5 Juta

Anjas menjelaskan, sejak awal panitia memang berkeinginan menurunkan harga sewa tenda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan tersebut juga merupakan arahan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Kudus agar harga bisa ditekan, khususnya untuk pedagang lokal.

“Tahun ini kami tetapkan harga terendah mulai Rp1 juta khusus warga Kabupaten Kudus. Itu sudah termasuk tenda 3×3 meter, listrik selama 12 hari, biaya kebersihan, dan retribusi daerah,” jelasnya.

Sementara untuk pedagang dari luar Kabupaten Kudus, tidak mendapatkan subsidi sehingga dikenakan tarif lebih tinggi dengan selisih sekitar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per blok. Meski demikian, fasilitas yang diperoleh tetap sama.

Untuk lokasi, kawasan Dandangan dibagi menjadi tujuh blok, yakni A, B, C, D, E, F, dan G. Rincian lokasi, jumlah tenda, serta harga tiap blok dapat diakses melalui tautan spreadsheet yang telah disediakan oleh panitia.

Pendaftaran online akan dibuka mulai pukul 09.00 WIB dengan nomor admin pemasaran yang diumumkan secara resmi. Selain itu, panitia juga membuka pendaftaran offline di Cafe Dekranasda, dekat Alun-alun Kudus, dengan syarat membawa KTP Kudus.

“Pendaftaran offline ini untuk memfilter pedagang lokal dan non-lokal sekaligus mencegah praktik percaloan,” tegas Anjas.

Terkait jadwal pelaksanaan, Festival Dandangan 2026 direncanakan berlangsung mulai 7 hingga 18 atau 19 Januari 2026, menyesuaikan dengan penetapan awal puasa. Durasi pelaksanaan diperpanjang dari sebelumnya 10 hari menjadi 12 hari, tanpa kenaikan harga.

“Pertimbangannya karena musim hujan dan arahan Pak Bupati, supaya pedagang punya waktu lebih panjang untuk mendapatkan hasil maksimal. Apalagi nanti ada dua akhir pekan yang biasanya menjadi puncak penjualan,” katanya.

Baca juga: Dandangan Kudus 2026 Dipastikan Bebas Calo, Pendaftaran Stand Berbasis Digital

Untuk komposisi pedagang, panitia menargetkan di blok E, F, dan G minimal 70 persen diisi warga Kudus. Sedangkan di blok A, B, C, dan D ditargetkan 50 hingga 60 persen pedagang lokal.

Meski harga sewa diturunkan, Anjas optimistis pendapatan retribusi daerah tetap bisa meningkat melalui sistem pendaftaran yang lebih transparan dan terbuka.

“Kami yakin dengan sistem yang lebih tertib, meskipun harga ditekan, retribusi tetap bisa meningkat dari tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk harga sewa tenda bervariasi. Untuk di blok A-D harga dibandrol mulai Rp1-1,5 juta. Sedangkan untuk stand di blok E-G harga sewanya antara Rp3-3,5 juta.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER