Sepanjang Tahun 2025 Terdapat 1.124 Lakalantas di Kudus, Kerugian Capai Rp818,65 juta

BETANEWS.ID, KUDUS – Jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kudus sepanjang tahun 2025 tercatat mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Namun di balik naiknya angka kejadian tersebut, terdapat kabar positif: jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas justru turun drastis.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo mengungkapkan, sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 1.035 kejadian kecelakaan lalu lintas. Sementara pada tahun 2025, jumlahnya meningkat menjadi 1.124 kejadian.

Baca Juga: Malam Pergantian Tahun di Kudus, Tetap Meriah Meski Tanpa Pesta Kembang Api

-Advertisement-

Meski demikian, angka korban meninggal dunia (MD) mengalami penurunan signifikan. Pada tahun 2024, korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 17 orang. Sedangkan pada tahun 2025, jumlah tersebut turun menjadi hanya 2 orang.

“Terjadi penurunan korban meninggal dunia sebanyak 15 orang. Ini menjadi indikator bahwa upaya pencegahan dan penanganan kecelakaan lalu lintas mulai menunjukkan hasil,” ujar AKBP Heru di Mapolres Kudus belum lama ini.

Selain korban meninggal, jumlah korban luka berat juga mengalami penurunan. Pada tahun 2024 tercatat dua korban luka berat, sementara pada tahun 2025 turun menjadi satu orang.

Namun demikian, korban luka ringan justru mengalami kenaikan. Pada tahun 2024, jumlah korban luka ringan mencapai 1.217 orang, dan meningkat menjadi 1.319 orang pada tahun 2025.

“Sementara dari sisi kerugian materiil, Polres Kudus mencatat adanya penurunan. Pada tahun 2024, kerugian akibat kecelakaan lalu lintas mencapai Rp929,6 juta. Angka tersebut menurun menjadi sekitar Rp 818,65 juta pada tahun 2025,” rincinya.

AKBP Heru menjelaskan, penurunan fatalitas kecelakaan tidak lepas dari berbagai langkah strategis yang dilakukan Polres Kudus bersama Satlantas dan instansi terkait. Salah satunya melalui pemasangan pita kejut di sejumlah titik rawan kecelakaan.

Selain itu, lanjutnya, Satlantas Polres Kudus juga gencar melakukan kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas), termasuk edukasi keselamatan berkendara saat kegiatan car free day (CFD) dan melalui program Polantas Menyapa Pelajar di sekolah-sekolah.

“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, serta Kementerian PUPR terkait perbaikan sarana dan prasarana jalan, termasuk penambahan rambu-rambu lalu lintas,” jelasnya.

Baca Juga: PAD Kudus 2025 Lampui Target, Tercapai Rp699,74 M

Dengan berbagai upaya tersebut, Kapolres Kudus berharap angka kecelakaan lalu lintas, termasuk korban luka dan meninggal dunia, dapat terus ditekan pada tahun 2026.

“Semoga ke depan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga angka kecelakaan dapat terus menurun,” harapnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER