BETANEWS.ID, PATI – Bayi yang ditemukan warga di sebuah tempat sampah di Perumahan Puri Baru, Desa Puri, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, saat ini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Bangsa. Bayi berjenis kelamin perempuan itu, ditemukan warga dalam kondisi di di dalam tas berwarna kuning dan terbungkus sebuah kain coklat tua.
Direktur Rumah Sakit Mitra Bangsa, Hendrianto Trisnowibowo menyampaikan, bahwa bayi perempuan itu sekarang dirawat di ruang Perinatalogi. Untuk kondisinya, ia menyebut bahwa bayi dalam keadaan sehat.
Baca Juga: Tega Bener, Bayi Cantik di Pati Ini Dibuang di Tempat Sampah
“Alhamdulillah bayinya sehat, bersih. Menurut dokter kami, seharusnya hari ini sudah bisa dipulangkan. Namun, karena tanpa identitas, saat ini masih berproses,” ujar Hendrianto, Selasa (9/12/2025).
Dirinya juga menceritakan kondisi awal saat bayi tersebut dibawa ke RS Mitra Bangsa. Ketika itu, bayi dalam keadaan masih ada tali pusar dan air-ari.
“Kami mendapatkan rezeki ada bayi yang dari Puri, yang diantar ke IGD RS Mitra Bangsa dalam keadaan masih ada tali pusar dan ari-arinya. Sehingga di rumah sakit kami, dilakukan pemotongan tali pusar dan dilakukan penanganan sebagaimana bayi yang baru lahir, ” imbuhnya.
Dirinya menyampaikan, meskipun sang bayi dalam kondisi tanpa indentitas, namun pihaknya tetap menerima dan melakukan penanganan yang tepat terhadap bayi tersebut.
Menurutnya, karena bayi tersebut tanpa identitas, maka akan menjadi anak negara. Baru kemudian, untuk langkah selanjutnya masih berproses.
Sementara itu, Kapolsek IPTU Heru Purnomo enggan memberikan keterangan terkait perkembangan kasus penemuan bayi di tempat sampah tersebut. Sempat sejumlah awak media berupaya untuk meminta konfirmasi ketika Kapolsek usai berkunjung di RS Mitra Bangsa. Ia beralasan belum mendapatkan perintah dari atasannya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Perumahan Puri Baru, Desa Puri, Kecamatan/Kabupaten Pati digemparkan dengan penemuan bayi pada Senin (8/12/2025). Bayi perempuan ditemukan warga di sebuah tempat sampah yang berada di dekat pos ronda.
Dalam video yang beredar, bayi malang itu ditemukan dalam kondisi masih hidup. Bayi itu berada di dalam sebuah tas kecil warna kuning dan terdapat kain sarung warna coklat tua yang digunakan untuk membungkus tubuh bayi.
Salah seorang warga RT2 RW 9 Desa Puri, Hendro menjelaskan kronologi awal mula penemuan bayi tersebut. Katanya, bayi yang berada di tempat sampah tersebut diketahui oleh seorang warga yang rumahnya berada di dekat lokasi.
“Awalnya Bu Kohir mau buang sampah. Tapi ada suara tangis bayi,” ujarnya.
Karena takut, warga tersebut kemudian melapor ke ketua rukun tetangga (RT). Oleh Ketua RT, Hendro kemudian diajak untuk mengeceknya.
“Saat dicek memang sempat dengar suara anak kecil. Saat dibuka ternyata memang ada bayi,” ucapnya.
Katanya, saat ditemukan, bayi terlihat masih ada ari-ari yang menempel.
“Saya segera membawanya ke rumah sakit Mitra Bangsa. Bagi saya terpenting menyelamatkan bayi itu. Kebetulan saat itu masih hidup,” imbuhnya.
Baca Juga: Riyoso Digeser dari Posisi Pj Sekda Pati, Digantikan Teguh Widyatmoko
Sementara itu, Ketua RT2/ RW 9, Sudran menambahkan, dia sempat mendapat telepon dari warganya terkait suara tangisan bayi itu sekitar pukul 14.30 pada Senin (8/12/2025). Hingga kemudian dia mengajak seksi keamanan untuk melihatnya bersama-sama.
“Bayi ada di dalam tas, hanya nangis. Kondisi masih hidup masih ada ari-arinya,” ucapnya.
Editor: Haikal Rosyada

